9 Heli Water Bombing asal Rusia dan Amerika Siaga Atasi Karhutla di Sumsel
Kamis, 30 Juli 2020 - 11:23 WIB
loading...
A
A
A
Sembilan heli itu didatangkan BNPB dari Rusia dan Amerika menyusul mulai meluasnya sebaran titik panas di Sumsel. Helikopter asal Rusia memiliki kapasitas angkut 4 ton air. Sedangkan heli asal Amerika mampu mengangkut 5 ton air.
"Tahun ini penanganan karhutla akan dilakukan lebih awal dengan tim satgas kolaboratif, dari TNI, Polri, BPBD, dan masyarakat," kata Herman Deru.
Antisipasi ini, ujar Gubernur, dilakukan agar titik api sekecil apa pun dapat segera dipadamkan sebelum meluas terutama di areal gambut dalam Sumsel.
Gubernur mengmukakan, pola penindakan saat ini lebih tegas termasuk terhadap pemilik lahan perorangan dan perusahaan akan dikenai sanksi jika lahannya terbakar. Penanganan karhutla di Sumsel juga tetap ketat mengedepankan protokol kesehatan karena pandemi Corona.
"Hingga saat ini, heli water booming yang disiagakan telah menumpahkan air untuk pemadaman sekitar 600 ribu meter kubik," pungkas Gubernur.
"Tahun ini penanganan karhutla akan dilakukan lebih awal dengan tim satgas kolaboratif, dari TNI, Polri, BPBD, dan masyarakat," kata Herman Deru.
Antisipasi ini, ujar Gubernur, dilakukan agar titik api sekecil apa pun dapat segera dipadamkan sebelum meluas terutama di areal gambut dalam Sumsel.
Gubernur mengmukakan, pola penindakan saat ini lebih tegas termasuk terhadap pemilik lahan perorangan dan perusahaan akan dikenai sanksi jika lahannya terbakar. Penanganan karhutla di Sumsel juga tetap ketat mengedepankan protokol kesehatan karena pandemi Corona.
"Hingga saat ini, heli water booming yang disiagakan telah menumpahkan air untuk pemadaman sekitar 600 ribu meter kubik," pungkas Gubernur.
(awd)
Lihat Juga :