Bidan Desa Ini Kerap Dicaci dan Diteror karena Tangani COVID-19

Kamis, 30 Juli 2020 - 09:19 WIB
loading...
Bidan Desa Ini Kerap...
Dian Eka, bidan desa di Kecamatan Brangsong, Kendal harus berjuang lebih dalam mengawal warganya dari COVID-19. Dia mendapatkan cacian, teror dan hinaan. Foto/iNews TV/Eddie Prayitno
A A A
KENDAL - Berbagai pengalaman dialami para tenaga kesehatan saat bertugas menangani COVID-19 . Tak sedikit dari mereka yang menerima cacian, hinaan dan teror kerap diterima. Namun dedikasi sebagai tenaga kesehatan menjadikan mereka makin tegar dan semangat.

Dian Eka, salah satu bidan desa di Kecamatan Brangsong, Kendal harus berjuang lebih dalam mengawal warganya dari COVID-19. Perempuan berusia 32 tahun ini sejak Maret 2020 menjadi bagian dari tenaga kesehatan dalam penanganan COVID-19. Sepanjang lima bulan tersebut, dia mendapatkan banyak pelajaran dari profesinya. (Baca juga: Kasus Pertama di Aceh Tengah, Perawat dan Dokter Positif COVID-19)

Beberapa kali ia menerima perlakuan yang kurang baik dari masyarakat saat bertugas. Mulai dari cacian, hinaan, hadangan hingga aksi teror ia terima. Bahkan dirinya sempat kehilangan dukungan dari suaminya lantaran sang suami tak tega melihat apa yang dialaminya. (Baca juga: Kunjungi Pesantren, Kapolsek Ini Kaget Uang Makan Santri Rp 2 Ribu Sehari)

Namun Dian memilih bertahan agar tetap bisa memberikan pelayanan kesehatan kepada warga. Dia berpikir bahwa ada banyak konsekwensi atas setiap profesi yang bakal dijalani setiap orang termasuk menjadi tenaga kesehatan.

"Sedih, menangis berbalut lelah tak bisa ditutupi. Namun saya tetap berusaha memegang teguh prinsipnya untuk menjalankan tugas dan tanggungjawab dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada warga," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Buronan KKB Penebar...
2 Buronan KKB Penebar Aksi Teror di Yahukimo Ditangkap
9 Perjalanan Kereta...
9 Perjalanan Kereta Terlambat Parah Akibat Banjir Semarang-Kendal
Dugaan Teror terhadap...
Dugaan Teror terhadap DJ Donny, Polisi Dalami Alat Bukti dan Periksa 5 Saksi
Kompolnas Sarankan Polisi...
Kompolnas Sarankan Polisi Pakai Cell Dump untuk Ungkap Teror ke DJ Donny
Natalius Pigai Ingatkan...
Natalius Pigai Ingatkan Influencer Tak Framming Pemerintah sebagai Pelaku Teror
LPSK Kontak Amnesty...
LPSK Kontak Amnesty Internasional terkait Aktivis dan Influencer Dapat Ancaman dan Intimidasi
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Dikuntit OTK, Islah...
Dikuntit OTK, Islah Bahrawi Sebut Polanya Mirip Kasus Andrie Yunus
Rekomendasi
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Pangkormar Pimpin Sertijab...
Pangkormar Pimpin Sertijab 7 Jabatan Strategis, Danbrigif 4 Mar/BS hingga Dandenjaka
Berita Terkini
Sidang Vonis Nadiem...
Sidang Vonis Nadiem Makarim Dijaga 171 Personel Gabungan
Mutasi Besar di Polda...
Mutasi Besar di Polda Lampung, Kapolresta hingga 6 Kapolres Diganti
Tingkatkan Daya Saing,...
Tingkatkan Daya Saing, 68 Mitra Binaan di Medan Ikuti Program Sarinah Pandu
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved