Jabar Usulkan 18 Kabupaten dan Kota Sehat pada Pemerintah Pusat
Jum'at, 11 Agustus 2023 - 11:28 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi jika kita membicarakan program kesehatan hanya mengandalkan layanan kesehatan saja, jelas tidak akan tercapai karena bobotnya kecil. Jadi harus dirempug bersama," tegas Setiawan.
Oleh karena itu, Provinsi Jabar sebagai koordiantor kabupaten dan kota, terus mendorong daerah yang ditunjuk untuk berkolaborasi dalam pembentukan kabupaten kota sehat, ditambah dengan konsep kerja sama Pentahelix.
Delapan belas kabupaten dan kota yang diusulkan menjadi kabupaten kota sehat 2023 tersebut yakni Kota Bandung, Kabupaten Pangandaran, Kota Banjar, Kabupaten Tasik, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Garut, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Subang, Kabupaten Karawang, Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu, dan Kota Depok.
"Syarat pertama untuk bisa diajukan menjadi kabupaten kota sehat adalah nilai persentase ODF (Open Defecation Free) harus di atas 82 persen. Oleh karena itu, kita baru bisa mengajukan 18 kabupaten dan kota karena ODF-nya sudah di atas 82 persen, sementara sembilan kabupaten dan kota lainnya masih di bawah 80 persen," tuturnya.
Oleh karena itu, Provinsi Jabar sebagai koordiantor kabupaten dan kota, terus mendorong daerah yang ditunjuk untuk berkolaborasi dalam pembentukan kabupaten kota sehat, ditambah dengan konsep kerja sama Pentahelix.
Delapan belas kabupaten dan kota yang diusulkan menjadi kabupaten kota sehat 2023 tersebut yakni Kota Bandung, Kabupaten Pangandaran, Kota Banjar, Kabupaten Tasik, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Garut, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Subang, Kabupaten Karawang, Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu, dan Kota Depok.
"Syarat pertama untuk bisa diajukan menjadi kabupaten kota sehat adalah nilai persentase ODF (Open Defecation Free) harus di atas 82 persen. Oleh karena itu, kita baru bisa mengajukan 18 kabupaten dan kota karena ODF-nya sudah di atas 82 persen, sementara sembilan kabupaten dan kota lainnya masih di bawah 80 persen," tuturnya.
(dsa)
Lihat Juga :