Oknum BP Batam Kena OTT Polda Kepri Terkait Kasus Lahan
Rabu, 29 Juli 2020 - 03:30 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi ini rencananya mau jual beli tanah, antara La dengan pihak PT Eva. La mengaku mendapatkan faktur itu dari Al dan dia tidak mengetahui bahwa faktur itu adalah palsu," ujarnya.
Dikatakannya bahwa dari faktur yang diamankan, yang dipalsukan adalah nomor faktur, dan nomor id lokasi. Sementara untuk stempel itu diambil dari BP Batam dan berdasarkan pengakuan Al dia sendiri yang mengambil stempel tersebut.
"Ini sedang dikembangkan, Tim sedang berada dilapangan untuk melakukan pengembangan dan mencari beberapa orang lainnya," ujarnya.
Dia menambahkan, bahwasanya kasus pemalsuan faktur ini kemungkinan juga ada faktur palsu lainnya. Meski begitu, Ruslan masih belum bisa membeberkannya. "Sabar dulu, ini kita masih selidiki dulu," ujarnya.
Menurutnya, pengungkapan kasus ini merupakan kerjasama dari pihak Polda Kepri dengan BP Batam. Hal ini menindaklanjuti seringnya terjadi permasalahan lahan di Batam. "Ini adalah kerjasama yang baik dari kami dengan pihak BP Batam, khususnya adalah Deputi III BP Batam Bapal Sudirman Saad," tutupnya.
Dikatakannya bahwa dari faktur yang diamankan, yang dipalsukan adalah nomor faktur, dan nomor id lokasi. Sementara untuk stempel itu diambil dari BP Batam dan berdasarkan pengakuan Al dia sendiri yang mengambil stempel tersebut.
"Ini sedang dikembangkan, Tim sedang berada dilapangan untuk melakukan pengembangan dan mencari beberapa orang lainnya," ujarnya.
Dia menambahkan, bahwasanya kasus pemalsuan faktur ini kemungkinan juga ada faktur palsu lainnya. Meski begitu, Ruslan masih belum bisa membeberkannya. "Sabar dulu, ini kita masih selidiki dulu," ujarnya.
Menurutnya, pengungkapan kasus ini merupakan kerjasama dari pihak Polda Kepri dengan BP Batam. Hal ini menindaklanjuti seringnya terjadi permasalahan lahan di Batam. "Ini adalah kerjasama yang baik dari kami dengan pihak BP Batam, khususnya adalah Deputi III BP Batam Bapal Sudirman Saad," tutupnya.
(msd)
Lihat Juga :