Ganjar Pranowo Target Perbaiki 15.225 RTLH di Jateng

Selasa, 11 Juli 2023 - 06:55 WIB
loading...
Ganjar Pranowo Target...
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengecek bantuan perbaikan RTLH di Desa Kunir, Sulang, Rembang. Ganjar memuji hasil renovasi RTLH karena sangat bagus. Foto/Humas Pemprov Jateng
A A A
REMBANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menargetkan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) di wilayahnya sebanyak 15.225 unit. Hingga Juni ini, realisasi RTLH yang bersumber dari APBD Pemprov Jateng pada 2023 sebanyak 6.557 unit.

”Hingga akhir tahun akan tercapai bantuan RTLH dengan sasaran wilayah di Jawa Tengah,” kata Ganjar saat mengecek bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Kunir, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang, Senin (10/7/2023).

Intervensi bantuan RTLH merupakan upaya untuk menurunkan kemiskinan, khususnya kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah. Selain RTLH, intervensi dari pemerintah juga berupa bantuan air bersih, jambanisasi, dan sambungan listrik gratis.

Baca Juga: Cek Bantuan RTLH di Rembang, Ganjar Senang Hasilnya Melebihi Ekspektasi

”Jadi kalau jamban ada, listrik ada, air bersih ada, rumahnya layak maka sebenarnya ini sudah cukup untuk bisa memberikan kesejahteraan yang cukup baik. Skor kemiskinannya ini pasti langsung turun,” katanya.

Berdasarkan data Disperakim Provinsi Jawa Tengah hingga Juni 2023, realisasi RTLH yang bersumber dari APBD Pemprov Jateng pada 2023 sebanyak 6.557 unit. Target pada 2023 untuk bantuan RTLH bersumber APBD sebanyak 15.225 unit.

Sementara di Desa Kunir, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang, Ganjar memuji hasil renovasi RTLH karena sangat bagus. Hal ini berkat gotong royong dari keluarga besar penerima bantuan dan masyarakat sekitar.

Baca Juga: Tekan Kemiskinan, Ganjar Masifkan Bantuan RTLH

”Alhamdulillah ya ini RTLH-nya dari kami tidak terlalu banyak sebenarnya bantuannya. Tapi yang menarik gotong royong dari keluarganya sehingga rumahnya jadi bagus banget,” kata Ganjar usai meninjau bantuan RTLH.

Ada dua rumah yang dicek di Desa Kunir itu. Satu rumah milik Supriyati dan satu lagi milik Titik. Masing-masing rumah mendapatkan bantuan dari Pemprov Jateng senilai Rp20 juta.

Ganjar sempat tertegun karena uang bantuan dari Pemprov Jateng bisa digunakan untuk membangun rumah yang bagus. Setelah ditelusuri, ternyata dari bantuan itu ada tambahan swadaya dari keluarga besar penerima.

Misalnya Supriyati, yang mendapat tambahan dana dari keluarga besarnya dan keluarga besar suami. Maka, tidak heran jika rumah yang jadi hasilnya terlihat bagus.



”Ada dua rumah, satu di sini, satunya di sana yang tadi dikasih lihat penampakannya juga bagus,” ungkapnya.

Saat berada di rumah Supriyati, Ganjar sempat berkeliling melihat kondisi bangunan dan kualitasnya. Hasilnya cukup memuaskan karena atap dan dindingnya bagus, serta lebih luas dari rumah sebelumnya.

Ganjar mengaku senang, sebab kondisi rumah sudah layak untuk dihuni. Ia juga sempat mengecek apakah di rumah itu sudah dilengkapi fasilitas jamban, air bersih, dan aliran listrik.

”Melihat kondisi rumah yang makin layak huni, makin sehat, ya tentu saja kami senang. Maka kami cek tadi apakah sudah punya jamban atau belum. Yang di sini sudah ada jamban tapi belum diperbaiki,” tegasnya.

Bupati Rembang Abdul Hafidz mengatakan bahwa angka RTLH di Rembang pada 2016 sebanyak 23 ribu rumah. ”Indikator kemiskinan ekstrem yang perlu dipertajam adalah RTLH karena ini sangat banyak sekali. Insyaallah bisa tuntas dengan pilot project itu,” ungkapnya.

Saat ini jumlah itu tinggal menyisakan 6.000 rumah. Ia berharap, jumlah itu dapat segera dituntaskan terlebih Kabupaten Rembang juga menjadi pilot project 61 desa kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tangis Syukur Raudah,...
Tangis Syukur Raudah, Mimpi 30 Tahun Punya Rumah Genteng Akhirnya Terwujud
Tinjau Warga Perbatasan,...
Tinjau Warga Perbatasan, Sekretaris BNPP RI Pastikan Program 15.000 RTLH Tepat Sasaran
10 Provinsi Sepakat...
10 Provinsi Sepakat Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi di Rakergub FKD-MPU 2026
Rumah Warga Disulap...
Rumah Warga Disulap Jadi Layak Huni, TMMD Kodim Sarko Hidupkan Harapan di Pedalaman Jambi
TMMD 2026, Dandim Konawe...
TMMD 2026, Dandim Konawe Utara Terjun Langsung Bangun Rumah Warga
Program RSLH Ubah Nasib...
Program RSLH Ubah Nasib Ratusan Warga Kudus, 128 Rumah Dibangun Ulang
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
BNPP Renovasi 15.000...
BNPP Renovasi 15.000 Rumah Tak Layak Huni di 40 Kabupaten Kawasan Perbatasan
Rekomendasi
Wamenkum Ungkap Alasan...
Wamenkum Ungkap Alasan Usia Pensiun Kapolri Bisa Diperpanjang
Luminary Heart Jadi...
Luminary Heart Jadi Andalan Isago x Nagita Slavina, Bisa Dipadukan untuk Berbagai Gaya
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Berita Terkini
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
129 Sampul Paspor Bekas...
129 Sampul Paspor Bekas Jemaah Haji Ditemukan Tercecer di Serpong, Imigrasi: Dokumen Lama
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
BRI Kokohkan Dominasi,...
BRI Kokohkan Dominasi, Raih Penghargaan Best Private Bank Skala Internasional
Peneliti MPSI: PSN Wanam...
Peneliti MPSI: PSN Wanam Jadi Penggerak Kemajuan Papua Selatan dan Ketahanan Pangan
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved