Belum Kantongi Izin, Pusat Pembuatan Kapal Tradisional Milik Ponpes Al Zaytun Disegel
Jum'at, 23 Juni 2023 - 16:27 WIB
loading...
A
A
A
Dua kapal dengan berat empat ratus delapan puluh gross ton tersebut dibuat selama satu tahun setengah sebelum akhirnya disegel pemerintah pada Oktober tahun lalu.
Menurut Abdul Qodir, salah seoranag penjaga, kapal besar dengan tinggi tujuh meter, lebar empat belas meter dan panjang empat puluh delapan meter tersebut akan digunakan untuk menjaring ikan guna memenuhi kebutuhan santri Al Zaytun.
"Namun sejak tahun lalu, proses pengerjaan terhenti setelah dilakukan penyegelan oleh pemerintah," katanya. Baca juga: Pimpinan Al Zaytun Panji Gumilang Hari Ini Dilaporkan ke Mabes Polri, MUI: Rakyat Tidak Usah Ribut
Sementara, sejak disegel tahun lalu, pihak Ponpes Al Zaytun beberapa kali meminta audiensi dengan pemerintah daerah terkait perizinan. Namun, pemda memastikan tidak mencabut segel sampai seluruh perizinan dilengkapi.
Pemda melalui Satpol PP sebagai penegak Perda juga memastikan tidak ada aktivitas sampai seluruh izin rampung.
Selain terdapat dua kapal besar, di bangunan milik Al Zaytun ini juga terdapat sejumlah alat berat seperti crane dan bekho. Hingga kini, proses perizinan galangan kapal masih dalam proses dan dilengkapi.
Menurut Abdul Qodir, salah seoranag penjaga, kapal besar dengan tinggi tujuh meter, lebar empat belas meter dan panjang empat puluh delapan meter tersebut akan digunakan untuk menjaring ikan guna memenuhi kebutuhan santri Al Zaytun.
"Namun sejak tahun lalu, proses pengerjaan terhenti setelah dilakukan penyegelan oleh pemerintah," katanya. Baca juga: Pimpinan Al Zaytun Panji Gumilang Hari Ini Dilaporkan ke Mabes Polri, MUI: Rakyat Tidak Usah Ribut
Sementara, sejak disegel tahun lalu, pihak Ponpes Al Zaytun beberapa kali meminta audiensi dengan pemerintah daerah terkait perizinan. Namun, pemda memastikan tidak mencabut segel sampai seluruh perizinan dilengkapi.
Pemda melalui Satpol PP sebagai penegak Perda juga memastikan tidak ada aktivitas sampai seluruh izin rampung.
Selain terdapat dua kapal besar, di bangunan milik Al Zaytun ini juga terdapat sejumlah alat berat seperti crane dan bekho. Hingga kini, proses perizinan galangan kapal masih dalam proses dan dilengkapi.
(don)
Lihat Juga :