Sekolah di Jabar Segera Dibuka, Guru Wajib Jalani Tes PCR
Sabtu, 25 Juli 2020 - 18:35 WIB
loading...
A
A
A
Selain melaksanakan tes PCR bagi guru, syarat lain yang harus dipenuhi adalah menerapkan protokol kesehatan ketat, di antaranya siswa wajib menggunakan masker dan pelindung wajah (face shield) serta kapasitas kelas dikurangi minimal 50 persen.
"Jadi bergiliran, setengah tatap muka dan setengahnya daring (online). Pokoknya, untuk anak-anak kita harus lebih teliti," imbuhnya. (Baca: Diduga Perkosa Gadis Cianjur di Penginapan, Pemuda Bekasi Ditangkap Polisi).
Dengan sistem kombinasi tatap muka dan daring, kata dia, orang tua siswa dapat memilih apakah anaknya akan mengikuti KBM tatap muka atau daring.
"Kita tidak boleh memaksa orang tua. Kalau orang tuanya merasa khawatir tatap muka, dalam teori pandemi jangan dipaksa karena itu hak asasi. Maka, kasih dia pilihan metode pembelajarannya," jelasnya.
Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu menekankan, KBM tatap muka hanya dapat dilakukan di kabupaten/kota dengan zona hijau dan lebih spesifik lagi ke kecamatan zona hijau.
"Jadi bergiliran, setengah tatap muka dan setengahnya daring (online). Pokoknya, untuk anak-anak kita harus lebih teliti," imbuhnya. (Baca: Diduga Perkosa Gadis Cianjur di Penginapan, Pemuda Bekasi Ditangkap Polisi).
Dengan sistem kombinasi tatap muka dan daring, kata dia, orang tua siswa dapat memilih apakah anaknya akan mengikuti KBM tatap muka atau daring.
"Kita tidak boleh memaksa orang tua. Kalau orang tuanya merasa khawatir tatap muka, dalam teori pandemi jangan dipaksa karena itu hak asasi. Maka, kasih dia pilihan metode pembelajarannya," jelasnya.
Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu menekankan, KBM tatap muka hanya dapat dilakukan di kabupaten/kota dengan zona hijau dan lebih spesifik lagi ke kecamatan zona hijau.
(nag)
Lihat Juga :