Tukang Bubur Ditipu Perwira Polisi dan ASN Mabes Polri
Senin, 19 Juni 2023 - 02:35 WIB
loading...
A
A
A
Merasa tertipu, karena sudah memberikan uang ratusan juta rupiah, korban mendatangi Polsek Mundu, untuk menagih janji AKP SW dan meminta uang yang sudah disetrokannya dikembalikan.
"Kasus penipuan ini sempat kami laporkan ke Polsek Mundu, tapi tidak diproses. Sehingga kami laporkan ke Propam Polres Cirebon Kota, dan langsung diproses oleh penyidik," kata kuasa hukum korban, Eka Surya Atmaja.
Eka juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Polres Cirebon Kota, dan Polresta Cirebon, yang telah memproses kasus penipuan tersebut, hingga menetapkan dua tersangka. "Kami sangat apresiasi kinerja Polres Cirebon Kota, dan Polresta Cirebon, yang telah memproses kasus penipuan ini," tegasnya.
Baca juga: Selingkuh dengan Istri Orang, Pria Sumenep Tewas Penuh Luka Bacok
Kapolres Cirebon Kota, AKBP Ariek Indra Sentanu mengatakan, telah menetapkan oknum anggota polisi dan ASN sebagai tersangka dugaan penipuan rekrutmen anggota Polri. "Kami juga masih melakukan pendalaman, untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat," tegasnya.
Lebih lanjut Ariek menjelaskan, kasus penipuan yang dialami oleh seorang tukang bubur itu, bermula saat anak korban berminat masuk menjadi anggota polisi pada tahun 2021. Kemudian dijanjikan oleh AKP SW bisa lolos seleksi, dengan menyediakan sejumlah uang.
"Kasus penipuan ini sempat kami laporkan ke Polsek Mundu, tapi tidak diproses. Sehingga kami laporkan ke Propam Polres Cirebon Kota, dan langsung diproses oleh penyidik," kata kuasa hukum korban, Eka Surya Atmaja.
Eka juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Polres Cirebon Kota, dan Polresta Cirebon, yang telah memproses kasus penipuan tersebut, hingga menetapkan dua tersangka. "Kami sangat apresiasi kinerja Polres Cirebon Kota, dan Polresta Cirebon, yang telah memproses kasus penipuan ini," tegasnya.
Baca juga: Selingkuh dengan Istri Orang, Pria Sumenep Tewas Penuh Luka Bacok
Kapolres Cirebon Kota, AKBP Ariek Indra Sentanu mengatakan, telah menetapkan oknum anggota polisi dan ASN sebagai tersangka dugaan penipuan rekrutmen anggota Polri. "Kami juga masih melakukan pendalaman, untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat," tegasnya.
Lebih lanjut Ariek menjelaskan, kasus penipuan yang dialami oleh seorang tukang bubur itu, bermula saat anak korban berminat masuk menjadi anggota polisi pada tahun 2021. Kemudian dijanjikan oleh AKP SW bisa lolos seleksi, dengan menyediakan sejumlah uang.
Lihat Juga :