Kemenag Indramayu Sebut Kurikulum Al Zaytun Normal, MUI Nilai Lenceng dari Ajaran Islam
Jum'at, 16 Juni 2023 - 12:12 WIB
loading...
Pemerintah akan melakukan investigasi terkait keberadaan Ponpes Al Zaytun. Terkait pembelajaran sekolah yang dikeluarkan Al Zaytun, Kemenag menilai tidak bersebrangan dengan kurikulum. Foto SINDOnews
A
A
A
INDRAMAYU - Pemerintah akan melakukan investigasi terkait keberadaan pondok pesantren (ponpes) Al Zaytun di Kabupaten Indramayu Jawa Barat. Sejauh ini, soal kurikulum maupun pembelajaran sekolah yang dikeluarkan Al Zaytun tidak bersebrangan dengan kurikulum dalam Kementrian Agama. Sementara itu, MUI menilai Al Zaytun sudah jauh menyinpang dari ajaran Islam pada umumnya.
Diketahui, belakangan ini Ponpes Al Zaytun viral di media sosial terkait pernyataan pimpinan ponpes Panji Gumilang. Kemenag Kabupaten Indramayu sendiri menanggapi serius apa yang terjadi Ponpes Al Zaytun. Baca juga: Tegas, LBM PWNU Jabar Nyatakan Ponpes Al Zaytun Menyimpang dari Ajaran Islam
Kasubbag Tata Usaha Kemenag Indramayu, Aan Fathul Anwar mengatakan, Kemenag sudah beberapa kali mendatangi pondok pesantren yang dipimpin Panji Gumilang tersebut.
"Kedatangan Kemenag untuk mengetahui secara pasti pembelajaran di dalam pesantren yang terdapat Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah, Aliyah hingga Perguruan Tinggi," kata Aan, Jumat (16/6/2023).
Meski viral dengan berbagai macam kontroversinya, lanjut Aan, pembelajaran maupun kurikulum di Ponpes Al Zaytun masih sesuai dengan kurikulum Kemenag. Baca juga: Sigap Amankan Kantor MUI saat Insiden Penembakan, 8 Pegawai Diberi Penghargaan
Meski demikian, tambahnya, Kantor Kemenag Indramayu sudah melaporkan ke Kantor Wilayah Jabar dan Pusat terkait ramainya Al Zaytun. "Bahkan, sudah dilakukan investigasi mendalam terkait fiqih maupun ajaran di pondok yang memiliki 4.900 santri tersebut," ujarnya.
Diketahui, belakangan ini Ponpes Al Zaytun viral di media sosial terkait pernyataan pimpinan ponpes Panji Gumilang. Kemenag Kabupaten Indramayu sendiri menanggapi serius apa yang terjadi Ponpes Al Zaytun. Baca juga: Tegas, LBM PWNU Jabar Nyatakan Ponpes Al Zaytun Menyimpang dari Ajaran Islam
Kasubbag Tata Usaha Kemenag Indramayu, Aan Fathul Anwar mengatakan, Kemenag sudah beberapa kali mendatangi pondok pesantren yang dipimpin Panji Gumilang tersebut.
"Kedatangan Kemenag untuk mengetahui secara pasti pembelajaran di dalam pesantren yang terdapat Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah, Aliyah hingga Perguruan Tinggi," kata Aan, Jumat (16/6/2023).
Meski viral dengan berbagai macam kontroversinya, lanjut Aan, pembelajaran maupun kurikulum di Ponpes Al Zaytun masih sesuai dengan kurikulum Kemenag. Baca juga: Sigap Amankan Kantor MUI saat Insiden Penembakan, 8 Pegawai Diberi Penghargaan
Meski demikian, tambahnya, Kantor Kemenag Indramayu sudah melaporkan ke Kantor Wilayah Jabar dan Pusat terkait ramainya Al Zaytun. "Bahkan, sudah dilakukan investigasi mendalam terkait fiqih maupun ajaran di pondok yang memiliki 4.900 santri tersebut," ujarnya.
Lihat Juga :