Pabrik Ditutup, Eks Pekerja Tambang Terpaksa Jualan Cilok demi Menyambung Hidup
Kamis, 15 Juni 2023 - 16:59 WIB
loading...
A
A
A
"Paling pernah kerja kuli bangunan. Sekarang coba berdagang cilok, sambil berharap pabrik tempat kerja dulu buka lagi," harapnya.
Harapan yang sama juga diucapkan oleh Ojo (46) warga Padalarang yang sempat bekerja di pabrik tambang. Dirinya sudah 15 tahun bekerja di perusahaan tersebut dan diberhentikan setahun lalu karena pabriknya setop beroperasi akibat tidak dapat izin dari pemerintah.
Baca: Buruh Tambang Demo, Arus Lalin di Depan Gedung DPRD KBB Ditutup.
Akibatnya dia kini bekerja serabutan dengan penghasilan yang tidak pasti setiap harinya. Sementara kebutuhan hidupnya semakin bertambah, mengingat di tahun ini satu anaknya masuk SMP dan satu lainnya masuk ke SMA.
"Sudah poeken (gelap) mau usaha apa. Anak mau sekolah, istri juga sudah pulang ke orang tuanya di Cianjur. Harapan saya simpel, pabrik bisa punya izin dan produksi. Jadi saya bisa bekerja lagi buat hidup sehari-hari," ujarnya.
Harapan yang sama juga diucapkan oleh Ojo (46) warga Padalarang yang sempat bekerja di pabrik tambang. Dirinya sudah 15 tahun bekerja di perusahaan tersebut dan diberhentikan setahun lalu karena pabriknya setop beroperasi akibat tidak dapat izin dari pemerintah.
Baca: Buruh Tambang Demo, Arus Lalin di Depan Gedung DPRD KBB Ditutup.
Akibatnya dia kini bekerja serabutan dengan penghasilan yang tidak pasti setiap harinya. Sementara kebutuhan hidupnya semakin bertambah, mengingat di tahun ini satu anaknya masuk SMP dan satu lainnya masuk ke SMA.
"Sudah poeken (gelap) mau usaha apa. Anak mau sekolah, istri juga sudah pulang ke orang tuanya di Cianjur. Harapan saya simpel, pabrik bisa punya izin dan produksi. Jadi saya bisa bekerja lagi buat hidup sehari-hari," ujarnya.
(nag)
Lihat Juga :