NTT Perlu Terapkan Gagasan Fransiscus Go Soal Kepemimpinan Adaptif dan Relevan
Rabu, 07 Juni 2023 - 08:06 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Gusti, adaptasi terhadap perkembangan teknologi dengan segala disrupsi yang ada di dalamnya adalah suatu hal yang tidak dikompromi. Jika ingin maju, adaptasi adalah keharusan. Dalam konteks NTT, pemimpin yang adaptif diperlukan untuk membaca segala derap perubahan agar tidak ketinggalan zaman.
Gusti mengangkat contoh sederhana bahwa jika selama ini NTT hanya mengirimkan tenaga kerja yang tidak terdidik dan tidak terampil, maka pemimpin adaptif perlu mempersiapkan generasi pekerja yang terdidik dan terampil serta memiliki pengetahuan dan keterampilan yang baik dalam bidang teknologi dan bisnis digital.
"Begitu juga, adalah sebuah bencana jika pemimpin di NTT kemudian menjadi irrelevan, tidak memahami konteks daerahnya. Pemikiran Pak Frans Go tentang relevansi pemimpin perlu dibaca dalam konteks NTT," ungkap Gusti.
Gusti mengungkapkan, pemimpin yang relevan memahami daerahnya dengan benar, dengan data valid dan pengalaman yang otentik. Daerah seluas NTT dan berbentuk kepulauan membutuhkan pemimpin yang bisa dengan genial memahami banyak pola pikir dan pola tindak masyarakat berdasarkan adat-istiadat, agama dan beragam latar belakang lainnya.
"Pemimpin di NTT bisa disebut relevan kalau bisa dengan cerdas memilah dan memilih kebijakan sesuai daerah masing-masing. Apa yang pas dan cocok di Sumba tentu saja tidak serta-merta cocok di Alor dan di Belu. Begitu juga sebaliknya," tandas Gusti.
Gusti mengangkat contoh sederhana bahwa jika selama ini NTT hanya mengirimkan tenaga kerja yang tidak terdidik dan tidak terampil, maka pemimpin adaptif perlu mempersiapkan generasi pekerja yang terdidik dan terampil serta memiliki pengetahuan dan keterampilan yang baik dalam bidang teknologi dan bisnis digital.
"Begitu juga, adalah sebuah bencana jika pemimpin di NTT kemudian menjadi irrelevan, tidak memahami konteks daerahnya. Pemikiran Pak Frans Go tentang relevansi pemimpin perlu dibaca dalam konteks NTT," ungkap Gusti.
Gusti mengungkapkan, pemimpin yang relevan memahami daerahnya dengan benar, dengan data valid dan pengalaman yang otentik. Daerah seluas NTT dan berbentuk kepulauan membutuhkan pemimpin yang bisa dengan genial memahami banyak pola pikir dan pola tindak masyarakat berdasarkan adat-istiadat, agama dan beragam latar belakang lainnya.
"Pemimpin di NTT bisa disebut relevan kalau bisa dengan cerdas memilah dan memilih kebijakan sesuai daerah masing-masing. Apa yang pas dan cocok di Sumba tentu saja tidak serta-merta cocok di Alor dan di Belu. Begitu juga sebaliknya," tandas Gusti.
Lihat Juga :