NTT Perlu Terapkan Gagasan Fransiscus Go Soal Kepemimpinan Adaptif dan Relevan
Rabu, 07 Juni 2023 - 08:06 WIB
loading...
Konsep kepemimpinan daerah yang adaptif dan relevan dari praktisi bisnis dan pemerhati ketenagakerjaan Fransiscus Go perlu diaplikasikan di Nusa Tenggara Timur (NTT). (Ist)
A
A
A
KUPANG - Konsep kepemimpinan daerah yang adaptif dan relevan dari praktisi bisnis dan pemerhati ketenagakerjaan Fransiscus Go perlu diaplikasikan di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal itu diungkapkan pengamat kebijakan publik dan otonomi daerah GMT Institute Agustinus Tetiro.
Urgensi aplikasi ini sejalan dengan perubahan zaman yang cepat dan terjadi dalam jumlah gigantis.
"Adaptif dan relevan memang menjadi kata kunci untuk kepemimpinan di daerah seperti NTT. Jika pemimpin tidak adaptif,kita akan terus tertinggal. Sementara, kalau pemimpin tidak relevan, kebijakan-kebijakannya akan tercerabut dari akar dan konteks daerah," jelas Gusti, sapaan Agustinus Tetiro, dalam sebuah focus group discussion (FGD), Rabu (7/6/2023)
Pernyataan Gusti itu menanggapi pemikiran Frans Go yang tertuang dalam sebuah artikel berjudul "Pemimpin Daerah dalam Pusaran Perubahan". Frans Go berpendapat, menghadapi perubahan zaman, transformasi model dan gaya kepemimpinan menjadi keharusan.
Transformasi itu harus dirancang lebih kontekstual sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing daerah. Kontekstualisasi model dan gaya kepemimpinan membutuhkan pola pikir dan pola tindakan yang adaptif dan relevan, sehingga pada gilirannya pemimpin daerah dapat menjadi pemimpin yang efektif dalam menghadirkan kesejahteraan bersama.
Urgensi aplikasi ini sejalan dengan perubahan zaman yang cepat dan terjadi dalam jumlah gigantis.
"Adaptif dan relevan memang menjadi kata kunci untuk kepemimpinan di daerah seperti NTT. Jika pemimpin tidak adaptif,kita akan terus tertinggal. Sementara, kalau pemimpin tidak relevan, kebijakan-kebijakannya akan tercerabut dari akar dan konteks daerah," jelas Gusti, sapaan Agustinus Tetiro, dalam sebuah focus group discussion (FGD), Rabu (7/6/2023)
Pernyataan Gusti itu menanggapi pemikiran Frans Go yang tertuang dalam sebuah artikel berjudul "Pemimpin Daerah dalam Pusaran Perubahan". Frans Go berpendapat, menghadapi perubahan zaman, transformasi model dan gaya kepemimpinan menjadi keharusan.
Transformasi itu harus dirancang lebih kontekstual sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing daerah. Kontekstualisasi model dan gaya kepemimpinan membutuhkan pola pikir dan pola tindakan yang adaptif dan relevan, sehingga pada gilirannya pemimpin daerah dapat menjadi pemimpin yang efektif dalam menghadirkan kesejahteraan bersama.
Lihat Juga :