Lahan Gunung Arjuno Welirang Sengaja Dibakar Oknum Pemburu Liar, Pengelola Lapor Polisi

Selasa, 06 Juni 2023 - 15:50 WIB
loading...
Lahan Gunung Arjuno...
Kebakaran yang melanda lahan Gunung Arjuno Welirang, diduga sengaja dibakar pemburu liar.
A A A
MALANG - Maraknya dugaan pembakaran lahan di kawasan Gunung Arjuno Welirang membuat pengelola bertindak. Pengelola kawasan Gunung Arjuno Welirang yang masuk pada Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo melaporkan adanya dugaan kesengajaan pembakaran yang dilakukan oleh oknum pemburu liar.

Kepala UPT Tahura Raden Soerjo Ahmad Wahyudi membenarkan pihaknya telah melaporkan kejadian pembakaran lahan itu ke polisi. Laporan dibuat usai pemadaman lahan sebanyak 58 hektar hangus dilalap si jago merah.

"Kami laporkan ke Polsek Trawas dan Pacet, Mojokerto. Namun, informasi kesaksian dan barang bukti yang kami berikan masih sangat terbatas," ujar Ahmad Wahyudi dikonfirmasi pada Selasa siang (6/6/2023).

Baca juga: Antisipasi Peningkatan Kasus Bunuh Diri, Pemkot Malang Siapkan Psikolog Profesional

Kepada kepolisian, pihaknya hanya menyerahkan bukti temuan bekas tebasan semak belukar dan bekas tenda yang dibangun oleh terduga pemburu liar yang membakar kawasan hutan. Selebihnya disebut Wahyudi, pihaknya masih kesulitan menemukan bukti-bukti baru.

"Hanya itu yang bisa kami informasikan kepada polisi. Selebihnya masih belum, masih kami upayakan menggali informasi tambahan di lapangan," tuturnya.

Selain itu, dugaan perburuan liar di Gunung Arjuno Welirang juga menguat karena oknum pemburu diduga sempat terekam kamera trap pada Januari 2023 lalu. Bahkan usai aktivitas perburuan liar itu terdeteksi, dua kamera trap yang dipasang pihak Tahura Raden Soerjo raib digondol.

Para pemburu liar itu mayoritas mengincar satwa jenis rusa dan kijang yang hidup di kawasan konservasi dilindungi itu. "Sampai saat ini terduga pemburuan liar juga tidak teridentifikasi," katanya.

Ia berharap pemerintah setempat, aparat kepolisian, dan masyarakat turut bahu-membahu dalam menjaga keamanan ekosistem hutan dan lahan di kawasan Tahura Raden Soerjo.

"Hutan adalah sumber penghidupan manusia, untuk menjaga ekosistem air. Apabila hutan terganggu, maka sumber kehidupan masyarakat sekitar pastinya akan terganggu," jelasnya

Wahyudi juga berharap, anggota polisi yang berdinas di daerah setempat juga turut membantu menjaga dan mengawasi kelestarian hutan di kawasan Tahura Raden Soerjo. "Pimpinan Polri tegas memerintahkan agar anggota polisi yang bertugas di daerah yang berdampingan dengan kawasan hutan, agar turut membantu menjaga kelestarian hutan," pungkasnya.

Sebagai informasi kawasan Gunung Arjuno Welirang terbakar di beberapa titik sejak Kamis (25/5/2023) hingga berhasil dipadamkan pada Minggu pagi (28/5/2023). Total dari perhitungan UPT Tahura Raden Soerjo ada sebanyak 58 hektar lahan yang ludes terbakar.

Gunung Arjuno Welirang secara administratif terletak di perbatasan Kota Batu, Kabupaten Malang, dan Kabupaten Pasuruan. Gunung Arjuno merupakan gunung tertinggi kedua di Jawa Timur, dengan ketinggian mencapai 3.339 meter di atas permukaan laut (mdpl). Sementara untuk Gunung Welirang, memiliki ketinggian 3.156 mdpl.

Gunung Arjuno, terletak bersebelahan dengan Gunung Welirang, termasuk Gunung Kembar I, dan Gunung Kembar II. Puncak Gunung Arjuno terletak dalam satu punggungan yang sama dengan puncak Gunung Welirang, dan lebih dikenal sebagai kompleks Arjuno-Welirang.

Akses pendakian di gunung setinggi 3.339 Mdpl ini bisa ditempuh melalui empat posko pendakian yakni Tretes di Prigen, Kabupaten Pasuruan, jalur Tambaksari di Purwodadi, Pasuruan, serta jalur Sumber Brantas di Cangar, Kota Batu, dan terakhir melalui jalur Lawang, Malang
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gudang di Pluit Karang...
Gudang di Pluit Karang Karya Barat Kebakaran, 14 Unit Damkar Dikerahkan
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
MNC Peduli Salurkan...
MNC Peduli Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran di Kemayoran
Rano Karno Ungkap Kebakaran...
Rano Karno Ungkap Kebakaran Permukiman Dekat Pasar Jiung Kemayoran Hanguskan 304 Bangunan
Rumah Anisa Rahma 80...
Rumah Anisa Rahma 80 Persen Terbakar, Ruang Berisi 3.500 Al-Quran Tetap Utuh
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
Kemendikdasmen Serahkan...
Kemendikdasmen Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran
Rekomendasi
Akuisisi Aster Jadi...
Akuisisi Aster Jadi Titik Balik Chandra Asri Group, Diversifikasi Bisnis Mulai Dongkrak Kinerja
Dokter Tifa Ditangkap...
Dokter Tifa Ditangkap Polisi dan Dibawa ke Polda Metro Jaya, Ini Kata Kuasa Hukum
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Berita Terkini
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Infografis
Gunung Berapi Bawah...
Gunung Berapi Bawah Laut Jadi Ancaman AS setelah Kebakaran Hutan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved