BPJAMSOSTEK Ajak Serikat Pekerja Ikut Awasi Kinerja Perusahaan
Kamis, 23 Juli 2020 - 23:43 WIB
loading...
A
A
A
"Ada dua cara untuk klaim, bisa melalui online maupun offline datang ke kantor akan dilayani sesuai protokol kesehatan yang dianjurkan," jelas Ainul. (Baca juga: Ini Penjelasan Tim Peneliti soal Arak Bali untuk Terapi COVID-19 )
Kepala Dinas Tenaga Kerja Sidoarjo, Fenny Apridawati, mengakui pihaknya dari awal sudah sangat mendukung penuh program-program BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya program BPJAMSOSTEK sangat penting bagi para pekerja.
"Dari awal saya sangat mendukung program-program BPJAMSOSTEK karena sangat penting bagi para pekerja dan saya menyarankan semua pekerja harus terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan," tegasnya.
Disisi lain, Ketua DPD SPSI Jawa Timur, Ahmad Fauzi menegaskan, saat ini perlu adanya peningkatan pelayanan BPJAMSOSTEK . Perusahaan asuransi plat merah ini dihimbau melakukan kroscek lebih mendetail terkait dengan adanya PDS (Perusahaan Daftar Sebagian) upah, tenaga kerja, program di setiap perusahaan di Kabupaten Sidoarjo
"Mungkin perlu dilakukan kroscek terlebih dahulu terkait perusahaan yang daftar sebagian upah, tenaga kerja dan program," tandas Ahmad Fauzi.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Sidoarjo, Fenny Apridawati, mengakui pihaknya dari awal sudah sangat mendukung penuh program-program BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya program BPJAMSOSTEK sangat penting bagi para pekerja.
"Dari awal saya sangat mendukung program-program BPJAMSOSTEK karena sangat penting bagi para pekerja dan saya menyarankan semua pekerja harus terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan," tegasnya.
Disisi lain, Ketua DPD SPSI Jawa Timur, Ahmad Fauzi menegaskan, saat ini perlu adanya peningkatan pelayanan BPJAMSOSTEK . Perusahaan asuransi plat merah ini dihimbau melakukan kroscek lebih mendetail terkait dengan adanya PDS (Perusahaan Daftar Sebagian) upah, tenaga kerja, program di setiap perusahaan di Kabupaten Sidoarjo
"Mungkin perlu dilakukan kroscek terlebih dahulu terkait perusahaan yang daftar sebagian upah, tenaga kerja dan program," tandas Ahmad Fauzi.
(eyt)
Lihat Juga :