Kartun Menghina Khamenei, Pemred Media Iran Ditangkap
Rabu, 29 April 2020 - 10:25 WIB
loading...
A
A
A
"Segera setelah penerbitan gambar yang menghina, itu diperintahkan untuk dihapus dari saluran," kata Alghasi Mehr, seperti dikutip RFE/RL, Selasa (28/4/2020).
"(Penanggung jawab) ILNA dan administrator saluran Telegram ditangkap pada malam (23 April)," ujarnya.
ILNA telah membantah ada afiliasi dengan kartun “tidak sopan” tersebut. Media itu menuduh lawan-lawannya telah memalsukan logo kantor berita mereka dan secara keliru menuduh ILNA menerbitkan kartun itu.
Kartun itu mengolok-olok mereka yang mempromosikan perawatan palsu untuk menangkal virus corona, termasuk minum urine unta dan memasukkan minyak violet ke dalam anus, dengan kedok pengobatan Islam.
Kartun itu menunjukkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mendukung langkah-langkah tersebut, dengan digambarkan dirinya sebagai seorang perawat yang menyerukan agar diam.
"(Penanggung jawab) ILNA dan administrator saluran Telegram ditangkap pada malam (23 April)," ujarnya.
ILNA telah membantah ada afiliasi dengan kartun “tidak sopan” tersebut. Media itu menuduh lawan-lawannya telah memalsukan logo kantor berita mereka dan secara keliru menuduh ILNA menerbitkan kartun itu.
Kartun itu mengolok-olok mereka yang mempromosikan perawatan palsu untuk menangkal virus corona, termasuk minum urine unta dan memasukkan minyak violet ke dalam anus, dengan kedok pengobatan Islam.
Kartun itu menunjukkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mendukung langkah-langkah tersebut, dengan digambarkan dirinya sebagai seorang perawat yang menyerukan agar diam.
Lihat Juga :