Nasib Pilu Siswi di Sleman, Niat Cari Kerja Malah Jadi Budak Nafsu Pria Bejat
Kamis, 04 Mei 2023 - 17:21 WIB
loading...
A
A
A
Selanjutnya tersangka menjelaskan pekerjaan, yaitu menemani laki-laki atau prostitusi. Tersangka kemudian membuat janji untuk bertemu dengan korban.
Saat itu, tersangka menyebut yang akan menjemput korban adalah sopirnya. "Padahal yang menjemput adalah tersangka sendiri," ungkapnya.
Setelah itu, dengan menggunakan mobil, korban diajak ke sebuah hotel. Mereka menyewa sebuah kamar. Saat itu pelaku berdalih akan mengajarkan pekerjaan yang ditawarkan. korban diajak melakukan hubungan badan agar korban memahami apa yang harus dilakukan kepada tamu.
Korban tidak tahu ternyata saat itu pelaku merekam hubungan badan keduanya. Pelaku ternyata sudah mempersiapkan segalanya sehingga memiliki senjata untuk menjebak korban dan memuluskan aksinya.
"Ketika pertama kali melakukan hubungan badan, ternyata tersangka merekam menggunakan handphone miliknya. Itu korban tidak tahu," lanjut Eko.
Rekaman selanjutnya digunakan untuk mengancam korban agar mau diajak melakukan hubungan badan. Jika korban tidak mau, tersangka mengancam akan menyebarkan video tersebut ke media sosial.
Ancamannya tersebut ternyata cukup ampuh sehingga mampu memaksa korban melayaninya lebih dari 10 kali. Hingga akhirnya korban jengah dan melaporkan peristiwa yang menimpanya ke Polisi.
Saat itu, tersangka menyebut yang akan menjemput korban adalah sopirnya. "Padahal yang menjemput adalah tersangka sendiri," ungkapnya.
Setelah itu, dengan menggunakan mobil, korban diajak ke sebuah hotel. Mereka menyewa sebuah kamar. Saat itu pelaku berdalih akan mengajarkan pekerjaan yang ditawarkan. korban diajak melakukan hubungan badan agar korban memahami apa yang harus dilakukan kepada tamu.
Korban tidak tahu ternyata saat itu pelaku merekam hubungan badan keduanya. Pelaku ternyata sudah mempersiapkan segalanya sehingga memiliki senjata untuk menjebak korban dan memuluskan aksinya.
"Ketika pertama kali melakukan hubungan badan, ternyata tersangka merekam menggunakan handphone miliknya. Itu korban tidak tahu," lanjut Eko.
Rekaman selanjutnya digunakan untuk mengancam korban agar mau diajak melakukan hubungan badan. Jika korban tidak mau, tersangka mengancam akan menyebarkan video tersebut ke media sosial.
Ancamannya tersebut ternyata cukup ampuh sehingga mampu memaksa korban melayaninya lebih dari 10 kali. Hingga akhirnya korban jengah dan melaporkan peristiwa yang menimpanya ke Polisi.
Lihat Juga :