Nasib Pilu Siswi di Sleman, Niat Cari Kerja Malah Jadi Budak Nafsu Pria Bejat
Kamis, 04 Mei 2023 - 17:21 WIB
loading...
Nasib pilu dialami gadis berusia 18 tahun di Sleman. Pasalnya, gadis yang masih pelajar itu harus merelakan tubuhnya menjadi pemuas nafsu pria berinisial FA (34). (Ist)
A
A
A
SLEMAN - Nasib pilu dialami gadis berusia 18 tahun di Sleman. Pasalnya, gadis yang masih pelajar itu harus merelakan tubuhnya menjadi pemuas nafsu pria berinisial FA (34).
Mirisnya, korban dijadikan pemuas nafsu hingga 10 kali oleh pelaku yang dikenalnya di media sosial Facebook.
Wakasat Reskrim Polresta Sleman, AKP Eko Haryanto mengatakan korban adalah siswi berusia 18 tahun. Korban berkali-kali harus melayani nafsu FA (34) lelaki asal Wates Kulonprogo di sebuah penginapan Wisma Kaliurang Kapanewon Pakem.
"Korban mengenal FA dari media sosial," tutur dia, Kamis (4/5/2023).
Siswi tersebut terjebak menjadi korban pencabulan ketika tengah mencari lowongan pekerjaan di media sosial, Facebook. Dia tertarik dengan sebuah lowongan pekerjaan yang ditawarkan oleh FA.
Saat itu, dengan menggunakan akun Facebook palsu, FA mengunggah sebuah lowongan pekerjaan dalam sebuah grup 'LOKER JOGJA'. Korbanpun kemudian menghubungi nomor FA yang disebutkan dalam iklan lowongan pekerjaan tersebut.
"Dari sana, korban mengenal FA sejak November 2022 yang menggunakan akun palsu," ujarnya.
Mirisnya, korban dijadikan pemuas nafsu hingga 10 kali oleh pelaku yang dikenalnya di media sosial Facebook.
Wakasat Reskrim Polresta Sleman, AKP Eko Haryanto mengatakan korban adalah siswi berusia 18 tahun. Korban berkali-kali harus melayani nafsu FA (34) lelaki asal Wates Kulonprogo di sebuah penginapan Wisma Kaliurang Kapanewon Pakem.
"Korban mengenal FA dari media sosial," tutur dia, Kamis (4/5/2023).
Siswi tersebut terjebak menjadi korban pencabulan ketika tengah mencari lowongan pekerjaan di media sosial, Facebook. Dia tertarik dengan sebuah lowongan pekerjaan yang ditawarkan oleh FA.
Saat itu, dengan menggunakan akun Facebook palsu, FA mengunggah sebuah lowongan pekerjaan dalam sebuah grup 'LOKER JOGJA'. Korbanpun kemudian menghubungi nomor FA yang disebutkan dalam iklan lowongan pekerjaan tersebut.
"Dari sana, korban mengenal FA sejak November 2022 yang menggunakan akun palsu," ujarnya.
Lihat Juga :