Heboh! 4 KK Diusir Pemilik Lahan di Kolaka Utara Gara-gara Beda Pilihan Calon Kades
Senin, 01 Mei 2023 - 20:06 WIB
loading...
A
A
A
Warga yang merasa iba pun berdatangan bergotong royong melakukan pembongkaran dan membantu memindahkan harta bendanya. "Orang tidak mampu kasihan dan sudah tua. Harusnya tidak perlu diusir karena sudah tua. Apalagi sudah menang pemilihan juga," ungkapnya iba.
Sindring dan Sitti dikatakan tinggal bersama seorang anaknya yang masih bujang. Mereka dikatakan tergolong keluarga kurang mampu dan telah lama menetap di lokasi tersebut atas permintaan pemilik lahan itu sendiri.
Baca juga: Heboh Video Adzan Nyeleneh Diduga di Pesantren Al Zaytun
"Besok kami bersama warga lain akan chain saw-kan (gergaji mesin) kayu karena sudah banyak yang lapuk. Kami gotong royong bantu bangunkan rumahnya kembali di sekitar taman bermain eks PT Antam," tutupnya.
Sementara itu, tiga kelompok keluarga lainnya yang alami pengusiran oleh pemilik lahan yakni bertempat di Dusun II, Desa Sarona, Kecamatan Watunohu. Mereka masing masing atas nama Summing (60), Sakrun (39) dan Sitti Rahma (36).
Kapolsek Ngapa, Ipda Burhan yang dikonfirmasi membenarkan perihal dugaan pengusiran tersebut. Para pemiliknya telah mengangkat semua harta bendanya yang diikuti perobohan tempat tinggalnya guna dipindahkan ke lokasi lain.
Sindring dan Sitti dikatakan tinggal bersama seorang anaknya yang masih bujang. Mereka dikatakan tergolong keluarga kurang mampu dan telah lama menetap di lokasi tersebut atas permintaan pemilik lahan itu sendiri.
Baca juga: Heboh Video Adzan Nyeleneh Diduga di Pesantren Al Zaytun
"Besok kami bersama warga lain akan chain saw-kan (gergaji mesin) kayu karena sudah banyak yang lapuk. Kami gotong royong bantu bangunkan rumahnya kembali di sekitar taman bermain eks PT Antam," tutupnya.
Sementara itu, tiga kelompok keluarga lainnya yang alami pengusiran oleh pemilik lahan yakni bertempat di Dusun II, Desa Sarona, Kecamatan Watunohu. Mereka masing masing atas nama Summing (60), Sakrun (39) dan Sitti Rahma (36).
Kapolsek Ngapa, Ipda Burhan yang dikonfirmasi membenarkan perihal dugaan pengusiran tersebut. Para pemiliknya telah mengangkat semua harta bendanya yang diikuti perobohan tempat tinggalnya guna dipindahkan ke lokasi lain.
Lihat Juga :