Puluhan Rumah di Kolaka Utara Terendam Banjir dan 230 KK Terisolasi
Sabtu, 19 April 2025 - 12:36 WIB
loading...
Jembatan penghubung antardusun di Desa Batuganda, Kecamatan Lasusua putus mengakibatkan 230 KK terisolasi. Foto/Muh Rusli
A
A
A
KOLAKA UTARA - Hujan deras pada Jumat (18/4/2025) malam mengakibatkan sebagian wilayah di Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra) terendam banjir . Sebanyak 230 kepala keluarga (KK) terisolasi akibat dua jembatan penghubung antardusun ambruk terbawa arus.
Hujan deras melanda wilayah Kolut berlangsung antara pukul 23.00-03.00 WITA. Ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa berlangsung di beberapa titik.
Kepala BPBD Kolut Andi Faizal menjelaskan, banjir terjadi akibat sejumlah sungai meluap. Empat desa tergenang yakni Ponggiha, Tojabi, Batu Ganda, dan Desa Watuliu, Kecamatan Lasusua.
Baca juga: 18 Bencana Banjir Landa di Indonesia Akhir Pekan Ini, di Mana Saja?
"Ketinggian air ada yang mencapai pinggang orang dewasa di beberapa titik. Termasuk RSUD Djafar Harun juga terendam," katanya di lokasi, Sabtu (19/4/2025).
Data sementara, tercatat sebanyak 47 rumah terendam termasuk masjid dan sekolah. Sementara di Desa Tojabi terdapat 41 rumah berikut RSUD.
"Khusus di Desa Watuliu kami belum menerimah laporan pasti jumlah rumah yang terendam.Kami sementara berkoordinasi dengan damkar, Dinas PU, Satpol PP, TNI, dan Polri untuk membantu proses evakuasi dan pembersihan rumah warga karena air telah surut," tuturnya.
Hujan deras melanda wilayah Kolut berlangsung antara pukul 23.00-03.00 WITA. Ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa berlangsung di beberapa titik.
Kepala BPBD Kolut Andi Faizal menjelaskan, banjir terjadi akibat sejumlah sungai meluap. Empat desa tergenang yakni Ponggiha, Tojabi, Batu Ganda, dan Desa Watuliu, Kecamatan Lasusua.
Baca juga: 18 Bencana Banjir Landa di Indonesia Akhir Pekan Ini, di Mana Saja?
"Ketinggian air ada yang mencapai pinggang orang dewasa di beberapa titik. Termasuk RSUD Djafar Harun juga terendam," katanya di lokasi, Sabtu (19/4/2025).
Data sementara, tercatat sebanyak 47 rumah terendam termasuk masjid dan sekolah. Sementara di Desa Tojabi terdapat 41 rumah berikut RSUD.
"Khusus di Desa Watuliu kami belum menerimah laporan pasti jumlah rumah yang terendam.Kami sementara berkoordinasi dengan damkar, Dinas PU, Satpol PP, TNI, dan Polri untuk membantu proses evakuasi dan pembersihan rumah warga karena air telah surut," tuturnya.
Lihat Juga :