Pengamat: Soal Covid-19 Jika Peran Pemkot Surabaya Maksimal, Tak Akan Banyak Korban
Selasa, 21 Juli 2020 - 15:34 WIB
loading...
A
A
A
Seperti diketahui bersama, bahwa angka kasus positif COVID-19 di Kota Pahlawan tersebut terus bertambah dari angka 7685 orang. Hingga Senin (20/7/2020) kemarin, penambahan kasus positif COVID-19 di Provinsi Jawa Timur (Jatim) mencapai 237 kasus, dan 102 di antaranya terjadi di Surabaya.
Agus pun meminta agar peran Pemkot Surabaya lebih ditegaskan, terlebih dalam penertiban harga rapid test yang dinilai tak masuk akal. Karena tentunya hal ini akan mencekik masyarakat kecil dengan ekonomi rendah yang juga ingin melakukak rapid test tersebut. (Baca: Polda Jatim Terjunkan Pasukan Elit untuk Edukasi Bahaya COVID-19).
Terlebih, sorotan tajam pun mengacu kepada Eri Cahyadi, selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Surabaya yang dianggap abai dan mengesampingkan peran dan tanggung jawabnya. Yang mana Eri Cahyadi diduga memanfaatkan situasi ini untuk mengkampanyekan diri sendiri.
Agus pun meminta agar peran Pemkot Surabaya lebih ditegaskan, terlebih dalam penertiban harga rapid test yang dinilai tak masuk akal. Karena tentunya hal ini akan mencekik masyarakat kecil dengan ekonomi rendah yang juga ingin melakukak rapid test tersebut. (Baca: Polda Jatim Terjunkan Pasukan Elit untuk Edukasi Bahaya COVID-19).
Terlebih, sorotan tajam pun mengacu kepada Eri Cahyadi, selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Surabaya yang dianggap abai dan mengesampingkan peran dan tanggung jawabnya. Yang mana Eri Cahyadi diduga memanfaatkan situasi ini untuk mengkampanyekan diri sendiri.
(nag)
Lihat Juga :