Pengamat: Soal Covid-19 Jika Peran Pemkot Surabaya Maksimal, Tak Akan Banyak Korban

Selasa, 21 Juli 2020 - 15:34 WIB
loading...
Pengamat: Soal Covid-19...
Kota Surabaya masih terus menjadi sorotan berbagai pihak, pasca masih mendominasinya daerah tersebut dalam penambahan angka kasus positif COVID-19 di Jawa Timur. Ilustrasi/SINDOnews
A A A
SURABAYA - Kota Surabaya masih terus menjadi sorotan berbagai pihak, pasca masih mendominasinya daerah tersebut dalam penambahan angka kasus positif COVID-19 di Jawa Timur. Menanggapi hal tersebut, banyak pengamat menilai bahwa peran Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya belum maksimal.

Salah satu pengamat tersebut ialah Agus Pambagio. Pengamat kebijakan publik tersebut menilai bahwa jika peran Pemkot Surabaya maksimal tentu tak akan banyak korban berjatuhan akibat wabah Covid-19 tersebut.

“Kalau sudah maksimal pasti tidak akan ada korban banyak dong," kata Agus saat diwawancarai via sambungan telpon pada Selasa (21/07/2020).

Selain itu, Agus juga menyoroti terkait aturan dalam Perwali Surabaya No. 33/2020 mengenai kewajiban rapid test bagi siapa pun yang ingin keluar masuk Surabaya. Meski rapid test terbilang cukup mahal, namun hal itu menjadi langkah awal dalam penanganan.

"Rapid test tak bisa dijadikan patokan bahwa dia reaktif atau tidak, tapi itu sebagai langkah awal saja. Kenapa rapid test mahal, padahal harganya cuma 6 Dolar (sekitar Rp 90.000), yang kurang ajar itu yang tukang jualannya," sambungnya.

Seperti diketahui bersama, bahwa angka kasus positif COVID-19 di Kota Pahlawan tersebut terus bertambah dari angka 7685 orang. Hingga Senin (20/7/2020) kemarin, penambahan kasus positif COVID-19 di Provinsi Jawa Timur (Jatim) mencapai 237 kasus, dan 102 di antaranya terjadi di Surabaya.

Agus pun meminta agar peran Pemkot Surabaya lebih ditegaskan, terlebih dalam penertiban harga rapid test yang dinilai tak masuk akal. Karena tentunya hal ini akan mencekik masyarakat kecil dengan ekonomi rendah yang juga ingin melakukak rapid test tersebut. (Baca: Polda Jatim Terjunkan Pasukan Elit untuk Edukasi Bahaya COVID-19).

Terlebih, sorotan tajam pun mengacu kepada Eri Cahyadi, selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Surabaya yang dianggap abai dan mengesampingkan peran dan tanggung jawabnya. Yang mana Eri Cahyadi diduga memanfaatkan situasi ini untuk mengkampanyekan diri sendiri.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
Korupsi APD Covid-19,...
Korupsi APD Covid-19, Kejaksaan Tahan Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut
Bupati Manggarai Pecat...
Bupati Manggarai Pecat 249 Tenaga Kesehatan Non-ASN, Ada Apa?
Tersangka Korupsi APD...
Tersangka Korupsi APD Covid-19, Kadinkes Sumut Ditangkap Kejaksaan
Sandiaga Uno Minta Warga...
Sandiaga Uno Minta Warga Cianjur Jaga Prokes usai Kasus Covid-19 Meningkat
Perubahan Iklim Disebut...
Perubahan Iklim Disebut Komnas HAM Jadi Krisis Terberat usai Covid-19
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Bos Blueray Cargo Jalani...
Bos Blueray Cargo Jalani Sidang Tuntutan Korupsi Bea Cukai Hari Ini
Prabowo Minta Aset Negara...
Prabowo Minta Aset Negara Dikelola Maksimal untuk Masyarakat
Spesial, Investor Patriot...
Spesial, Investor Patriot Bond Dilindungi dari Tuntutan Pidana hingga Pajak
Berita Terkini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke Kejari Jakarta Selatan, TNI-Polri Siaga di Lokasi
Seruan Masyayikh NU...
Seruan Masyayikh NU di Ponpes Al Falah Ploso Redam Ketegangan di PBNU
Bayar PKB Makin Mudah,...
Bayar PKB Makin Mudah, Bapenda DKI Hadirkan Layanan Samsat di PRJ
Pabrik Karet di Tangerang...
Pabrik Karet di Tangerang Kebakaran Sejak Semalam, Sudah 9 Jam Api Masih Berkobar
3.761 Personel Dikerahkan...
3.761 Personel Dikerahkan Amankan Aksi Unjuk Rasa di 2 Lokasi di Jakarta Hari Ini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Diserahkan ke Kejaksaan Hari Ini
Infografis
Jika Israel Tak Hentikan...
Jika Israel Tak Hentikan Perang di Gaza, Iran Akan Serang AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved