Perkuat Ketahanan Pangan, Santri Ikut Pelatihan Tani Milenial
Selasa, 11 April 2023 - 21:02 WIB
loading...
Relawan SDG Banten mengadakan Pelatihan Santri Tani Milenial di Ponpes Mabdail Falah, Kampung Kadu Biuk, Desa Panyirapan, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Selasa (11/4/2023). Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
SERANG - Relawan Santri Dukung Ganjar (SDG) Banten mengadakan Pelatihan Santri Tani Milenial Ponpes Mabdail Falah, Kabupaten Serang. Kegiatan ini untuk mendukung pemerintah memperkuat ketahanan pangan.
Pelatihan diikuti santriwan dan santriwati dari sepuluh ponpes se-Kabupaten Serang. Korwil SDG Banten, Gus Yuri Alam mengatakan, pelatihan ini juga untuk memberikan pembelajaran dan pengalaman mengolah tanaman kepada para santri.
"Kami tahu cabai adalah penyumbang inflasi yang cukup tinggi di Indonesia. Jadi santri tidak hanya konsumtif, tetapi juga mampu menghasilkan karya-karya, terutama memenuhi kebutuhannya sendiri minimal," kata Gus Yuri seusai acara, Selasa (11/4/2023).
Pengisi materi dalam pelatihan tersebut yaitu Abdul Qodir, dosen di Institut Pertanian Bogor (IPB). Dia juga alumnus salah satu pesantren di Bogor. Dia telah bertahun-tahun menanam cabai dengan metode pocis yang kemudian diajarkan ke santri.
Gus Yuri berharap pelatihan ini dapat mengembangkan pengalaman dan keterampilan para santri. Sehingga cita-cita mewujudukan ketahanan pangan bisa tercapai. "Para santri sangat senang dengan pelatihan ini karena memang banyak dari mereka yang punya latar belakang, yang sudah menggeluti bidang pertanian," jelasnya.
Pelatihan diikuti santriwan dan santriwati dari sepuluh ponpes se-Kabupaten Serang. Korwil SDG Banten, Gus Yuri Alam mengatakan, pelatihan ini juga untuk memberikan pembelajaran dan pengalaman mengolah tanaman kepada para santri.
"Kami tahu cabai adalah penyumbang inflasi yang cukup tinggi di Indonesia. Jadi santri tidak hanya konsumtif, tetapi juga mampu menghasilkan karya-karya, terutama memenuhi kebutuhannya sendiri minimal," kata Gus Yuri seusai acara, Selasa (11/4/2023).
Pengisi materi dalam pelatihan tersebut yaitu Abdul Qodir, dosen di Institut Pertanian Bogor (IPB). Dia juga alumnus salah satu pesantren di Bogor. Dia telah bertahun-tahun menanam cabai dengan metode pocis yang kemudian diajarkan ke santri.
Gus Yuri berharap pelatihan ini dapat mengembangkan pengalaman dan keterampilan para santri. Sehingga cita-cita mewujudukan ketahanan pangan bisa tercapai. "Para santri sangat senang dengan pelatihan ini karena memang banyak dari mereka yang punya latar belakang, yang sudah menggeluti bidang pertanian," jelasnya.
Lihat Juga :