Tingkatkan Wawasan Energi Terbarukan, FBCC Digelar
Selasa, 11 April 2023 - 00:33 WIB
loading...
A
A
A
Diharapkan, partisipasi Schneider Electric dalam FBCC 2023 dapat mendorong para mahasiswa untuk menghasilkan ide-ide inovatif dan memberikan solusi terbaik untuk penerapan EBT pada dunia usaha.
“Melalui FBCC 2023, Schneider Electric berharap dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan wawasan mahasiswa tentang EBT dan mengembangkan keahlian di bidang green job yang diperlukan untuk menghadapi tantangan pada dunia usaha,” ujar Roberto Rossi, Cluster President Indonesia and Timor Leste. Schneider Electric percaya bahwa keberhasilan dan pertumbuhan industri EBT pada dunia usaha di masa depan akan bergantung pada generasi muda yang kreatif, inovatif, dan berkomitmen pada lingkungan.
Dalam ajang FBCC 2023, sebanyak 360 tim peserta dari 50 perguruan tinggi se-Indonesia diberikan kesempatan untuk secara langsung memecahkan permasalahan pada dunia usaha di lapangan terkait green energy.
Dalam hal ini, panitia menggandeng Schneider Electric Indonesia dan GESITS Electric (Perusahaan Manufaktur Motor Listrik dari ITS) dalam memberikan beberapa contoh studi kasus secara nyata (real case study) untuk dicarikan solusi terbaik dalam perspektif manajemen energi.
Selain itu, para peserta juga ditantang untuk mengkaitkan solusi yang ditawarkan dengan isu perubahan iklim (climate change) dan target pencapaian net-zero emissions bagi Indonesia.
“Melalui FBCC 2023, Schneider Electric berharap dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan wawasan mahasiswa tentang EBT dan mengembangkan keahlian di bidang green job yang diperlukan untuk menghadapi tantangan pada dunia usaha,” ujar Roberto Rossi, Cluster President Indonesia and Timor Leste. Schneider Electric percaya bahwa keberhasilan dan pertumbuhan industri EBT pada dunia usaha di masa depan akan bergantung pada generasi muda yang kreatif, inovatif, dan berkomitmen pada lingkungan.
Dalam ajang FBCC 2023, sebanyak 360 tim peserta dari 50 perguruan tinggi se-Indonesia diberikan kesempatan untuk secara langsung memecahkan permasalahan pada dunia usaha di lapangan terkait green energy.
Dalam hal ini, panitia menggandeng Schneider Electric Indonesia dan GESITS Electric (Perusahaan Manufaktur Motor Listrik dari ITS) dalam memberikan beberapa contoh studi kasus secara nyata (real case study) untuk dicarikan solusi terbaik dalam perspektif manajemen energi.
Selain itu, para peserta juga ditantang untuk mengkaitkan solusi yang ditawarkan dengan isu perubahan iklim (climate change) dan target pencapaian net-zero emissions bagi Indonesia.
Lihat Juga :