Gerakan Energi Terbarukan di Jateng Harus Jadi Percontohan Nasional

Selasa, 30 Agustus 2022 - 15:37 WIB
loading...
Gerakan Energi Terbarukan di Jateng Harus Jadi Percontohan Nasional
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat menjadi narasumber di Hotel Courtyard Bali, Selasa (30/8/2022). Foto/Dok. SINDOnews
A A A
DENPASAR - Gubernur Ganjar Pranowo dinilai sukses membawa Jawa Tengah (Jateng) menjadi percontohan pengembangan energi terbarukan nasional. Jateng dalam kepemimpinan Ganjar berkomitmen memperkuat pengembangan energi terbarukan.

Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Febby Tumiwa mengatakan, pengembangan energi terbarukan berskala nasional mesti dimulai dari daerah. "Ini terbukti bagaimana Jateng merencanakan pembangunan energi daerahnya dan di RPJMD-nya yang konsentrasi pada EBT (energi baru terbarukan). Ini pelajaran penting bagi daerah lain di Indonesia dan harus dicontoh," katanya di Hotel Courtyard Bali, Selasa (30/8/2022).

Feby melanjutkan, Jateng juga mengalokasikan anggaran untuk mendukung penuh pengembangan energi terbarukan. Sayangnya daerah lain belum banyak yang melakukan itu. Baca juga: Sahabat Ganjar Minta Doa dan Dukungan Abah Aos

Selain itu, Feby menyebut Ganjar sudah melakukan pengembangannya dengan energi surya di Jateng. Banyak bangunan di Jateng yang sudah menggunakan tenaga surya dan memanfaatkan berbagai energi alternatif seperti surya, gas rawa, gas metan, tenaga air, dan sebagainya.

"Ini perlu kita contoh. Harapan kami daerah lain juga mencontoh Jateng bagaimana pengembangan EBT serta memobilisasi peran masyarakat," tegasnya.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan, wilayahnya memiliki banyak potensi energi terbarukan yang belum dioptimalkan. Seperti panas matahari, gas rawa, geothermal, angin, dan air yang tersebar di banyak daerah wilayah Jateng.

"Kita sudah memulai. Kita mencoba mencari kekuatan lokal dan partisipasi dari masyarakat, untuk jalan pelan-pelan meskipun kecil. Beberapa desa sudah jalan bagus dan ini yang paling penting adalah, masyarakat bisa mandiri," tuturnya.

Ganjar menjelaskan, potensi sumber energi terbarukan yang ada di Jateng mesti dimanfaatkan. Pihaknya siap membantu masyarakat untuk menghadirkan energi ini.

"Nah potensi-potensi sumber energi terbarukan yang cukup banyak sekarang coba kita install, pemerintah pakai rooftop, daerah-daerah kita minta mencari potensinya apa, kita mendampingi, kita membantu pembiayaan sehingga mereka bisa menggunakan itu dengan baik," tuturnya. Baca juga: Energi Baru Terbarukan Suatu Keharusan Bukan Pilihan

Berdasarkan data Dinas ESDM Jateng, lebih dari 2.000 desa telah mandiri dengan memanfaatkan energi terbarukan. Selain Dinas ESDM, Pemprov Jateng pun mengerahkan Dinas LHK serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk memasifkan kemandirian energi di desa.

Dalam lawatannya ke Bali, Ganjar diundang IESR sebagai salah satu co-chair Civil20 (C20 Indonesia) untuk sharing keberhasilan pengembangan energi terbarukan dalam rangkaian acara G20 side event dan Energy Transition Working Group (ETWG) Meeting.
(poe)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1608 seconds (11.210#12.26)