Viral ! Buku Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2019 di Sidimpuan Sampai Ada 3
Senin, 20 Juli 2020 - 09:18 WIB
loading...
Foto ketiga buku pertanggung-jawaban pelaksanaan APBD 2019 Kota Padangsidimpuan. (Foto/Ist)
A
A
A
PADANGSIDIMPUAN - Buku Rancangan Peraturan Daerah Kota Padangsidimpuan tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2019 viral di media sosial Facebook. Ironisnya, buku yang memiliki logo Pemerintah Kota Padangsidimpuan itu tidak satu, melainkan 3 buah buku.
Warganet Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, Minggu (19/7/2020) pagi dihebohkan dengan cuitan akun facebook, Khoiruddin Nasution. Dimana, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat ini mengaku kaget dengan temuan yang didapatnya mengenai buku Rancangan Peraturan Daerah Kota Padangsidimpuan tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2019. (BACA JUGA: Seorang Nenek Renta di Banyuasin Digugat Anaknya Sendiri Perihal Warisan)
Bahkan, dirinya bertanya apakah semua buku tersebut palsu atau benar. Atau jangan-jangan ada yang palsu dari ketiga buku yang berlogokan Pemerintah Kota Padangsidimpuan tersebut.
“Pagi gaeesss... Saya tidak tahu apakah ini palsu semua, benar semua atau ada yang palsu diantara yang benar. Tapi kok bisa ya ?,” ungkapnya keheranan.
Khoiruddin menduga, jika tidak ada sesuatu yang kurang, tidak mungkin buku tersebut diterbitkan dalam rentang waktu yang berdekatan setelah keluar audit BPK. (BACA JUGA: Relawan Berikan Trauma Healing Kepada Anak-Anak Korban Banjir Bandang Luwu Utara)
“Jika tidak karena "sesuatu hal" yang kurang benar, bagaimana mungkin buku ini bisa terbit 3 macam dalam rentang waktu berdekatan (trio rancangan pertanggungjawaban APBD 2019). Trus kok ada kembaran2 gini setelah keluar audit BPK itu ya. Jadi yang mana yang Kira2 yang dipakai BPK untuk audit kemarin ya ? Ntahlah... pusing pala Barbie... Terserah kalian sajalah yang mana mau kalian bahas. Mau ke 3 nya pun boleh, mungkin cukup 2 jam saja per buku. Atau cukup 1 aja yang lain anggap pemanis saja,” tulisnya.
Mantan Anggota DPRD Padangsidimpuan periode 2014-2019 ini juga menjabarkan perbedaan ke 3 buku teraebut. Mulai dari warna sampul, judul tulisan sampul, jumlah lembaran halaman , isinya yang berbeda dan jumlah angka yang berbeda.
Warganet Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, Minggu (19/7/2020) pagi dihebohkan dengan cuitan akun facebook, Khoiruddin Nasution. Dimana, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat ini mengaku kaget dengan temuan yang didapatnya mengenai buku Rancangan Peraturan Daerah Kota Padangsidimpuan tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2019. (BACA JUGA: Seorang Nenek Renta di Banyuasin Digugat Anaknya Sendiri Perihal Warisan)
Bahkan, dirinya bertanya apakah semua buku tersebut palsu atau benar. Atau jangan-jangan ada yang palsu dari ketiga buku yang berlogokan Pemerintah Kota Padangsidimpuan tersebut.
“Pagi gaeesss... Saya tidak tahu apakah ini palsu semua, benar semua atau ada yang palsu diantara yang benar. Tapi kok bisa ya ?,” ungkapnya keheranan.
Khoiruddin menduga, jika tidak ada sesuatu yang kurang, tidak mungkin buku tersebut diterbitkan dalam rentang waktu yang berdekatan setelah keluar audit BPK. (BACA JUGA: Relawan Berikan Trauma Healing Kepada Anak-Anak Korban Banjir Bandang Luwu Utara)
“Jika tidak karena "sesuatu hal" yang kurang benar, bagaimana mungkin buku ini bisa terbit 3 macam dalam rentang waktu berdekatan (trio rancangan pertanggungjawaban APBD 2019). Trus kok ada kembaran2 gini setelah keluar audit BPK itu ya. Jadi yang mana yang Kira2 yang dipakai BPK untuk audit kemarin ya ? Ntahlah... pusing pala Barbie... Terserah kalian sajalah yang mana mau kalian bahas. Mau ke 3 nya pun boleh, mungkin cukup 2 jam saja per buku. Atau cukup 1 aja yang lain anggap pemanis saja,” tulisnya.
Mantan Anggota DPRD Padangsidimpuan periode 2014-2019 ini juga menjabarkan perbedaan ke 3 buku teraebut. Mulai dari warna sampul, judul tulisan sampul, jumlah lembaran halaman , isinya yang berbeda dan jumlah angka yang berbeda.
Lihat Juga :