Dukung Konsep Edu Agrowisata, Pemdes Bangelan Malang Kembangkan Food Estate
Sabtu, 01 April 2023 - 02:24 WIB
loading...
A
A
A
"Konsepnya seputar areal lahan progran ketahanan pangan berbasis holtikultura ini akan dibuatkan jalan yang bisa dilalui mobil hartop pengunjung menuju kawasan wisata alam Tanaka," tambahnya.
Peneliti Senior BRIN, Anang sangat tertarik dengan Desa Bangelan khususnya prakarsa Pemdes yang ingin menggarap areal tanam holtikultura sehingga bisa menjadi produsen holtikultura seperti Kecamatan Pujon.
"Potensi serta areal lahan Desa Bangelan sangat cocok untuk kawasan lahan holtikultura. Tim BRIN sendiri telah melakukan pembinaan secara ajek, alhamdulillah saat ini bisa memanen kubis yang kalau bagus 1 hektare akan bisa tembus 10 ton," ungkap Anang.
Areal sisa, kata Anang, yang 4,5 hektare kini secara bertahap akan ditanami. "BRIN juga memberikan bimbingan teknis tidak hanya saat cocok tanam tetapi juga pasca panen termasuk memperkenalkan industri pengolahannya," ungkapnya
Camat Wonosari, Desy Ariyanti tengah mendorong desa-desa di wilayahnya berbenah dan berkembang.
"Saat ini setidaknya ada 2 desa yang telah memiliki wisata tematik yaitu Desa Bangelan dengan andalan Edu Wisata Air Tanaka dan kini didukung pengembangan program holtikulturanya, satu desa lainnya yaitu Desa Sumberdem yang kawasannya telah terbagi dengan konsep wisata tematik. Ada kampung kopi, kampung rosela, kampung toga dan kampung KRPL. Desa-desa lainnya di Kec. Wonosari mesti dikembangkan dengan basis potensi yang ada," kata Desy pada kesempatan sama.
Desy menyatakan kedua desa tersebut telah diakui keberadaannya bukan hanya di Kabupaten Malang tetapi juga telah meraih penghargaan tingkat provinsi.
Peneliti Senior BRIN, Anang sangat tertarik dengan Desa Bangelan khususnya prakarsa Pemdes yang ingin menggarap areal tanam holtikultura sehingga bisa menjadi produsen holtikultura seperti Kecamatan Pujon.
"Potensi serta areal lahan Desa Bangelan sangat cocok untuk kawasan lahan holtikultura. Tim BRIN sendiri telah melakukan pembinaan secara ajek, alhamdulillah saat ini bisa memanen kubis yang kalau bagus 1 hektare akan bisa tembus 10 ton," ungkap Anang.
Areal sisa, kata Anang, yang 4,5 hektare kini secara bertahap akan ditanami. "BRIN juga memberikan bimbingan teknis tidak hanya saat cocok tanam tetapi juga pasca panen termasuk memperkenalkan industri pengolahannya," ungkapnya
Camat Wonosari, Desy Ariyanti tengah mendorong desa-desa di wilayahnya berbenah dan berkembang.
"Saat ini setidaknya ada 2 desa yang telah memiliki wisata tematik yaitu Desa Bangelan dengan andalan Edu Wisata Air Tanaka dan kini didukung pengembangan program holtikulturanya, satu desa lainnya yaitu Desa Sumberdem yang kawasannya telah terbagi dengan konsep wisata tematik. Ada kampung kopi, kampung rosela, kampung toga dan kampung KRPL. Desa-desa lainnya di Kec. Wonosari mesti dikembangkan dengan basis potensi yang ada," kata Desy pada kesempatan sama.
Desy menyatakan kedua desa tersebut telah diakui keberadaannya bukan hanya di Kabupaten Malang tetapi juga telah meraih penghargaan tingkat provinsi.
Lihat Juga :