Apes! Penjual Pempek di Palembang Diamuk Massa, Diduga Jadi Korban Salah Sasaran
Rabu, 29 Maret 2023 - 11:57 WIB
loading...
A
A
A
Bahkan tak hanya itu, Agus Tarwin juga melaporkan oknum polisi dari Polsek Jejawi, Polres yang memborgol tangannya ke Unit Yanduan Bid Propam Polda Sumsel.
Lantaran tidak ada titik terang keadilan terhadap dirinya atas kasus yang dialaminya, Agus Tarwin pun meminta bantuan LBH Ikadin Sumsel, Advokat Titis Rachmawati.
Titis Rachmawati menegaskan, bahwa seharusnya kasus pengeroyokan yang dialami oleh kliennya tersebut dapat diusut tuntas dengan cepat oleh polisi.
"Klien kami dituduh telah melakukan pencurian, hanya berdasarkan rekaman CCTV. Itu pun dikatakan karena sepeda motor yang dipakai klien kami, mirip dengan sepeda motor pelaku pencurian yang terekam di CCTV," ujarnya.
Sementara itu Kapolsek Jejawi OKI, Iptu Yusri Meriansyah membantah cerita versi korban yang menyebut anggotanya terlibat melakukan penganiayaan.
Menurut Yusri, saat kejadian dua anggotanya sedang melintas di sekitar lokasi kejadian dan melihat ada orang yang hendak diamuk massa hingga hampir dibakar.
"Kedua anggota itu mengamankan korban, yang menurut keterangan warga di sana itu maling motor di Desa Sungai Pinang. Kalau tidak ada anggota, bisa-bisa dibakar massa," jelasnya.
Lantaran tidak ada titik terang keadilan terhadap dirinya atas kasus yang dialaminya, Agus Tarwin pun meminta bantuan LBH Ikadin Sumsel, Advokat Titis Rachmawati.
Titis Rachmawati menegaskan, bahwa seharusnya kasus pengeroyokan yang dialami oleh kliennya tersebut dapat diusut tuntas dengan cepat oleh polisi.
"Klien kami dituduh telah melakukan pencurian, hanya berdasarkan rekaman CCTV. Itu pun dikatakan karena sepeda motor yang dipakai klien kami, mirip dengan sepeda motor pelaku pencurian yang terekam di CCTV," ujarnya.
Sementara itu Kapolsek Jejawi OKI, Iptu Yusri Meriansyah membantah cerita versi korban yang menyebut anggotanya terlibat melakukan penganiayaan.
Menurut Yusri, saat kejadian dua anggotanya sedang melintas di sekitar lokasi kejadian dan melihat ada orang yang hendak diamuk massa hingga hampir dibakar.
"Kedua anggota itu mengamankan korban, yang menurut keterangan warga di sana itu maling motor di Desa Sungai Pinang. Kalau tidak ada anggota, bisa-bisa dibakar massa," jelasnya.
(don)
Lihat Juga :