Bencana Tanah Gerak, 11 Makam di Cisompet Garut Dibongkar
Rabu, 22 Maret 2023 - 19:07 WIB
loading...
Sebanyak 11 makam yang terdampak pergerakan tanah di Kampung Citomo, Desa Panyindangan, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, dipindahkan. Foto/MPI/Fani Ferdiansyah
A
A
A
GARUT - Tim gabungan, melakukan pemindahan sebanyak 11 makam di Kampung Citomo, Desa Panyindangan, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Pembongkaran makam tersebut, terpaksa dilakukan akibat tanah gerak.
Baca juga: Tanah Bergerak di Boyolali, 5 Rumah Rusak dan 1 Ambruk Rata dengan Tanah
Anggota Tagana Dinas Sosial Kabupaten Garut, Ujang Dindin menjelaskan, pemindahan makam dilakukan karena tanah gerak di Kampung Citomo, meluas. Kondisi tanah gerak itu, diperparah dengan hujan yang akhir-akhir ini terjadi.
"Ada 11 makam yang ada di Kampung Citomo, yang terpaksa dipindahkan ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) terdekat, yang lebih aman dan tidak terdampak tanah gerak," kata Ujang Dindin, Rabu (22/3/2023).
Baca juga: Bule Bentak Pecalang di Bali Ternyata Kehabisan Uang dan Ajak Teman Wanita Kemah di Pantai
Ujang Dindin mengatakan, untuk mengurangi dampak yang tidak diinginkan akibat tanah gerak, Tagana beserta warga menebangi pohon di sekitar area tanah gerak. "Penebangan pohon juga dilakukan, agar tidak menimbulkan hal yang tidak diinginkan saat tanah gerak kembali terjadi. Seperti pohon roboh," ungkapnya.
Baca juga: Tanah Bergerak di Boyolali, 5 Rumah Rusak dan 1 Ambruk Rata dengan Tanah
Anggota Tagana Dinas Sosial Kabupaten Garut, Ujang Dindin menjelaskan, pemindahan makam dilakukan karena tanah gerak di Kampung Citomo, meluas. Kondisi tanah gerak itu, diperparah dengan hujan yang akhir-akhir ini terjadi.
"Ada 11 makam yang ada di Kampung Citomo, yang terpaksa dipindahkan ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) terdekat, yang lebih aman dan tidak terdampak tanah gerak," kata Ujang Dindin, Rabu (22/3/2023).
Baca juga: Bule Bentak Pecalang di Bali Ternyata Kehabisan Uang dan Ajak Teman Wanita Kemah di Pantai
Ujang Dindin mengatakan, untuk mengurangi dampak yang tidak diinginkan akibat tanah gerak, Tagana beserta warga menebangi pohon di sekitar area tanah gerak. "Penebangan pohon juga dilakukan, agar tidak menimbulkan hal yang tidak diinginkan saat tanah gerak kembali terjadi. Seperti pohon roboh," ungkapnya.
Lihat Juga :