Ciptakan Siswa Mandiri lewat Bertani Memanfaatkan Lahan
Rabu, 15 Maret 2023 - 05:43 WIB
loading...
Kepala Sekolah SMPN 1 Sekolaq Darat, Elli Helkia, menjelaskan cara bertani hingga panen dengan memanfaatkan lahan, di Kutai Barat (Kubar), Kaltim. Foto/SINDOnews
A
A
A
KUTAI BARAT - SMPN 1 Sekolaq Darat yang beralamat di Jalan Nihin, Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur (Kaltim), bisa menjadi contoh dalam memupuk kemandirian siswa. Salah satunya adalah memanfaatkan lahan untuk bertani dan berkebun.
Sekolah yang merupakan mitra Tanoto Foundation ini memberikan pengetahun bertani dan berkebun secara langsung kepada para siswanya. Dengan memanfaatkan halaman sekolah yang cukup luas, menjadikan para siswa memahami bercocok tanam dan mengembangkan tanaman.
Kepala Sekolah SMPN 1 Sekolaq Darat, Elli Helkia mengungkapkan, pendekatan yang dilakukan pihaknya dengan menerapkan Mikir, yakni Mengalami, Interaksi, Komunikasi, dan Refleksi.
"Penerapan Mikir ini diaplikasikan melalui lahan dan diwujudkan dalam bentuk pengelolaan kebun sekolah. Memperbanyak tanaman hingga menjual hasil kebun dan bisa dirasakan langsung oleh siswa," ucap Elli Helkia di SMPN 1 Sekolaq Darat, Kubar, Kaltim, Selasa (14/3/2023).
Dari berkebun tersebut, dikatakan Elli, memberikan setidaknya ada tiga hingga empat mata pelajaran yang bisa dipelajari. Di antaranya IPA, Matematika, Kewirausahaan, dan Bahasa Indonesia.
"Dengan memanfaatkan lahan, menanam sayur-sayuran, mengolah lahan, menghitung jarak tanam, siswa diajarkan memupuk, penanaman, kemudian perawatan, memasarkan, bagaimana mengkomunikasikan produk, menjualnya hingga mendapatkan hasil dan dilakukan secara mandiri," jelasnya.
Dampak dari penerapan Mikir ini telah dirasakan manfaatnya oleh siswa SMPN 1 Sekolaq kelas 9, Romi Prawito Saputra.
Sekolah yang merupakan mitra Tanoto Foundation ini memberikan pengetahun bertani dan berkebun secara langsung kepada para siswanya. Dengan memanfaatkan halaman sekolah yang cukup luas, menjadikan para siswa memahami bercocok tanam dan mengembangkan tanaman.
Kepala Sekolah SMPN 1 Sekolaq Darat, Elli Helkia mengungkapkan, pendekatan yang dilakukan pihaknya dengan menerapkan Mikir, yakni Mengalami, Interaksi, Komunikasi, dan Refleksi.
"Penerapan Mikir ini diaplikasikan melalui lahan dan diwujudkan dalam bentuk pengelolaan kebun sekolah. Memperbanyak tanaman hingga menjual hasil kebun dan bisa dirasakan langsung oleh siswa," ucap Elli Helkia di SMPN 1 Sekolaq Darat, Kubar, Kaltim, Selasa (14/3/2023).
Dari berkebun tersebut, dikatakan Elli, memberikan setidaknya ada tiga hingga empat mata pelajaran yang bisa dipelajari. Di antaranya IPA, Matematika, Kewirausahaan, dan Bahasa Indonesia.
"Dengan memanfaatkan lahan, menanam sayur-sayuran, mengolah lahan, menghitung jarak tanam, siswa diajarkan memupuk, penanaman, kemudian perawatan, memasarkan, bagaimana mengkomunikasikan produk, menjualnya hingga mendapatkan hasil dan dilakukan secara mandiri," jelasnya.
Dampak dari penerapan Mikir ini telah dirasakan manfaatnya oleh siswa SMPN 1 Sekolaq kelas 9, Romi Prawito Saputra.
Lihat Juga :