Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Merasa Disudutkan Saat Bersaksi di Persidangan PN Surabaya
Kamis, 09 Maret 2023 - 14:14 WIB
loading...
A
A
A
"Pertanyaannya itu membantah tentang kenyataan posisi jenazah anak saya meninggal karena gas air mata, dan mereka membantah statemen saya meninggal karena gas air mata. JPU bilang anak saya meninggal karena diinjak-injak, di pengacaranya polisi itu juga," jelasnya.
Bahkan dari pernyataan serta pertanyaan hakim dan jaksa juga disebut Devi selama dua kali menjadi saksi di persidangan, seolah-olah meringankan terdakwa dari polisi. Tak hanya itu, hakim dan jaksa justru menyalahkan Aremania yang seolah membuat rusuh.
"Menjustis Aremania bikin rusuh, bukan aparatnya yang menjadi pelaku penembakan gas air mata. Mereka kelihatannya membela kepolisian yang menjadi pelaku - pelakunya itu. Pertanyaan hakim, pertanyaan jaksa menjurus meringankan tentang gas air mata itu, mereka sangat minim sekali menyebut gas air mata sebagai penyebab kematian," tukasnya.
Sebagai informasi, Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris telah menjalani vonis oleh majelis hakim penjara 1 tahun 6 bulan. Vonis dijatuhkan pada persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, pada Kamis (9/3/2023).
Rencananya Suko Sutrisno juga bakal menjalani vonis persidangan tragedi Kanjuruhan Kamis siang ini (9/3/2023). Saat ini persidangan tengah ditunda untuk jeda istirahat dan salat.
Bahkan dari pernyataan serta pertanyaan hakim dan jaksa juga disebut Devi selama dua kali menjadi saksi di persidangan, seolah-olah meringankan terdakwa dari polisi. Tak hanya itu, hakim dan jaksa justru menyalahkan Aremania yang seolah membuat rusuh.
"Menjustis Aremania bikin rusuh, bukan aparatnya yang menjadi pelaku penembakan gas air mata. Mereka kelihatannya membela kepolisian yang menjadi pelaku - pelakunya itu. Pertanyaan hakim, pertanyaan jaksa menjurus meringankan tentang gas air mata itu, mereka sangat minim sekali menyebut gas air mata sebagai penyebab kematian," tukasnya.
Sebagai informasi, Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris telah menjalani vonis oleh majelis hakim penjara 1 tahun 6 bulan. Vonis dijatuhkan pada persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, pada Kamis (9/3/2023).
Rencananya Suko Sutrisno juga bakal menjalani vonis persidangan tragedi Kanjuruhan Kamis siang ini (9/3/2023). Saat ini persidangan tengah ditunda untuk jeda istirahat dan salat.
(msd)
Lihat Juga :