Asal Usul dan Sejarah Penyematan Nama Mojokerto, Daerah Hasil Perebutan 2 Kesultanan
Jum'at, 17 Februari 2023 - 16:31 WIB
loading...
Asal usul nama dan sejarah penyematan nama Mojokerto menjadi pembahasan yang menarik untuk diulas. Foto DOK ist
A
A
A
JAKARTA - Asal usul nama dan sejarah penyematan nama Mojokerto menjadi pembahasan yang menarik untuk diulas. Mojokerto merupakan sebuah nama Kabupaten dan Kota yang berada di Provinsi Jawa Timur .
Mengutip keterangan dari laman Kebudayaan Kemdikbud, Mojokerto dulunya memiliki sebutan Japan. Japan sendiri saat itu dikenal sebagai pintu masuk delta Brantas di sebelah barat yang memiliki letak strategis dan kerap diperebutkan.
Sebagai salah satu bentuk penyelesaian karena sering diperebutkan, terjadi pembagian wilayah melalui Perjanjian Giyanti pada tahun 1755.
Baca juga : Mengenal Asal usul dan Sejarah Nama Ponorogo Kota Reog yang Melegenda
Singkat cerita, saat itu keputusan berakhir pada wilayah Mataram yang dibagi menjadi dua, yaitu Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta.
Melihat pembagiannya, wilayah Japan (Mojokerto) dan Wirosobo yang masuk dalam wilayah Mataram juga terbagi peruntukannya. Dalam hal ini, wilayah Japan (Mojokerto) untuk Kasultanan Yogyakarta, sementara Wirosobo (Mojoagung) untuk Kasunanan Surakarta.
Pada perubahan namanya menjadi Mojokerto, terdapat beberapa versi pendapat yang berbeda. Sebagai contoh, J.F Niermeyer beranggapan bahwa kata “Japan” kurang tepat untuk menjadikan masyarakat menjadi semangat kerja karena memiliki arti “malas”.
Mengutip keterangan dari laman Kebudayaan Kemdikbud, Mojokerto dulunya memiliki sebutan Japan. Japan sendiri saat itu dikenal sebagai pintu masuk delta Brantas di sebelah barat yang memiliki letak strategis dan kerap diperebutkan.
Sebagai salah satu bentuk penyelesaian karena sering diperebutkan, terjadi pembagian wilayah melalui Perjanjian Giyanti pada tahun 1755.
Baca juga : Mengenal Asal usul dan Sejarah Nama Ponorogo Kota Reog yang Melegenda
Singkat cerita, saat itu keputusan berakhir pada wilayah Mataram yang dibagi menjadi dua, yaitu Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta.
Melihat pembagiannya, wilayah Japan (Mojokerto) dan Wirosobo yang masuk dalam wilayah Mataram juga terbagi peruntukannya. Dalam hal ini, wilayah Japan (Mojokerto) untuk Kasultanan Yogyakarta, sementara Wirosobo (Mojoagung) untuk Kasunanan Surakarta.
Pada perubahan namanya menjadi Mojokerto, terdapat beberapa versi pendapat yang berbeda. Sebagai contoh, J.F Niermeyer beranggapan bahwa kata “Japan” kurang tepat untuk menjadikan masyarakat menjadi semangat kerja karena memiliki arti “malas”.
Lihat Juga :