Tanah Aset Desa Dijual ke Investor Asing, Warga Blitar Sandera Pelantikan Kades
Jum'at, 10 Februari 2023 - 00:26 WIB
loading...
Warga Desa Rejoso, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar, berunjuk rasa mempertanyakan aset desa yang hilang, dan menuntut pelantikan kepala desa terpilih ditanguhkan. Foto/MPI/Solichan Arif
A
A
A
BLITAR - Rencana pelantikan kepala desa (Kades) terpilih di Kabupaten Blitar, mendapatkan perlawanan dari warga Desa Rejoso, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar. Warga Desa Rejoso, menolak pelantikan kades terpilih sebelum ada kejelasan terkait aset desa.
Baca juga: Kades Bejat! Tega 7 Kali Setubuhi Gadis 20 Tahun untuk Jadi Perangkat Desa
Kades Rejoso, yang terpilih pada Pilkades serentak Desember 2022 lalu, merupakan petahana yang kembali berkuasa untuk ketiga kalinya. Warga yang menolak pelantikan Kades Rejoso tersebut, mendatangi Kantor Pemkab Blitar, mempertanyakan hilangnya aset desa.
Aset desa tersebut, diduga telah dijual kepada pemodal asing untuk pembangunan pabrik gula. "Kami menuntut Pemkab Blitar, menangguhkan pelantikan kades," ujar Fauzan juru bicara warga Desa Rejoso, Kamis (9/2/2023).
Baca juga: Kades Bejat! Tega 7 Kali Setubuhi Gadis 20 Tahun untuk Jadi Perangkat Desa
Kades Rejoso, yang terpilih pada Pilkades serentak Desember 2022 lalu, merupakan petahana yang kembali berkuasa untuk ketiga kalinya. Warga yang menolak pelantikan Kades Rejoso tersebut, mendatangi Kantor Pemkab Blitar, mempertanyakan hilangnya aset desa.
Aset desa tersebut, diduga telah dijual kepada pemodal asing untuk pembangunan pabrik gula. "Kami menuntut Pemkab Blitar, menangguhkan pelantikan kades," ujar Fauzan juru bicara warga Desa Rejoso, Kamis (9/2/2023).
Lihat Juga :