Tangis Haru Petani Pecah di Lapangan Rindam Iskandar Muda, Saksikan Anak Berseragam TNI AD
Kamis, 09 Februari 2023 - 23:58 WIB
loading...
Tangis haru mewarnai penutupan Pendidikan Bintara 2023 Kodam Iskandar Muda, Kamis (9/2/2023), saat seorang anak petani dilantik menjadi prajurit TNI AD. Foto/iNews TV/Syukri Syarifuddin
A
A
A
ACEH BESAR - Tangis haru dan bahagia seorang petani di Aceh, pecah saat menyaksikan anaknya berseragam bintara TNI AD di lapangan Rindam Iskandar Muda, Kamis (9/2/2023). Ribuan orang menghadiri pelantikan prajurit TNI AD, yang dinyatakan lulus pendidikan bintara 2023 Kodam Iskandar Muda.
Baca juga: Cerita Nekat Babinsa TNI, Sewa Eskavator dengan Gadai Motor untuk Buka Jalan yang Tertutup Truk Mogok
Para bintara muda TNI AD tersebut, terlihat tak kuasa menahan tangis saat para orang tua menghampiri mereka di tengah lapangan. Bahkan, para prajurit TNI AD yang baru saja dilantik tersebut, langsung mencium kaki kedua orang tuanya sebagai tanda hormat dan terimakasih.
Air mata orang tua dan para prajurit TNI AD tersebut, tak terbendung lagi setelah sekian lama mereka terpisah karena harus menjalani proses pendidikan untuk menjadi seorang prajurit TNI AD yang tangguh di segala medan.
Baca juga: Kisah Pilu Ronggolawe, Prajurit Pemberani Majapahit tapi Berakhir Tragis
"Pastinya kami sangat rindu, bangga, dan senang, menyaksikan anak kami akhirnya dilantik menjadi prajurit TNI AD. Anak kami menjalani pendidikan selama lima bulan, dan kami bangga sekali, karena kami hanya petani dari desa," ujar Ahmad Brutu, orang tua salah satu prajurit TNI AD yang baru dilantik.
Baca juga: Cerita Nekat Babinsa TNI, Sewa Eskavator dengan Gadai Motor untuk Buka Jalan yang Tertutup Truk Mogok
Para bintara muda TNI AD tersebut, terlihat tak kuasa menahan tangis saat para orang tua menghampiri mereka di tengah lapangan. Bahkan, para prajurit TNI AD yang baru saja dilantik tersebut, langsung mencium kaki kedua orang tuanya sebagai tanda hormat dan terimakasih.
Air mata orang tua dan para prajurit TNI AD tersebut, tak terbendung lagi setelah sekian lama mereka terpisah karena harus menjalani proses pendidikan untuk menjadi seorang prajurit TNI AD yang tangguh di segala medan.
Baca juga: Kisah Pilu Ronggolawe, Prajurit Pemberani Majapahit tapi Berakhir Tragis
"Pastinya kami sangat rindu, bangga, dan senang, menyaksikan anak kami akhirnya dilantik menjadi prajurit TNI AD. Anak kami menjalani pendidikan selama lima bulan, dan kami bangga sekali, karena kami hanya petani dari desa," ujar Ahmad Brutu, orang tua salah satu prajurit TNI AD yang baru dilantik.
Lihat Juga :