Satu Bulan Terdampak COVID-19, Penduduk Miskin Jabar Bertambah 540.000 Orang
Rabu, 15 Juli 2020 - 13:09 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, naiknya jumlah penduduk miskin di Jabar karena angka garis kemiskinan (alat pengukur) mengalami kenaikan.
Di mana garis kemiskinan Maret 2020 naik menjadi Rp410.988 per kapita. Sebelumnya pada sepetember 2019, angka garis kemiskinan sebesar Rp399.000.
Penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan, akan masuk kategori penduduk miskin. (Baca juga: Denda Tak Bermasker, Urgensitas atau Formalitas?)
Komoditi yang menyebabkan naiknya garis kemiskinan yaitu harga beras, rokok filter, kopi, daging ayam ras. Sedangkan komoditi bukan makanan yaitu harga perumahan, brain, listrik, pendidikan, perlengkapan mandi.
"Penyebab kemiskinan karena ekonomi Jabar pada triwulan 1 melambat jadi jadi 2,7%. Kemiskinan di pedesaan juga lebih tinggi, karena nilai tukar petani turun 6,84 poin dibanding september 2019," jelas dia.
Di mana garis kemiskinan Maret 2020 naik menjadi Rp410.988 per kapita. Sebelumnya pada sepetember 2019, angka garis kemiskinan sebesar Rp399.000.
Penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan, akan masuk kategori penduduk miskin. (Baca juga: Denda Tak Bermasker, Urgensitas atau Formalitas?)
Komoditi yang menyebabkan naiknya garis kemiskinan yaitu harga beras, rokok filter, kopi, daging ayam ras. Sedangkan komoditi bukan makanan yaitu harga perumahan, brain, listrik, pendidikan, perlengkapan mandi.
"Penyebab kemiskinan karena ekonomi Jabar pada triwulan 1 melambat jadi jadi 2,7%. Kemiskinan di pedesaan juga lebih tinggi, karena nilai tukar petani turun 6,84 poin dibanding september 2019," jelas dia.
(boy)
Lihat Juga :