Perayaan HPI di Papua, Wapres Ma'ruf Amin Beri Wejangan Bangun Papua dengan Kasih
Senin, 06 Februari 2023 - 19:10 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 5 Program Unggulan Dilahirkan dalam Peringatan HPI ke-167 di Tanah Papua
“Organisasi gereja di Papua harus bersatu supaya nampak injil Kristus. Kita bersatu bukan karena kepentingan organisasi, tapi karena doa Tuhan supaya gereja-gereja bersatu. Kekuatan injil tidak melihat golongan dan suku apapun, tapi satu didalam Tuhan, gereja tidak boleh pecah,” kata Pdt. Sientje Latuputty-Loupatty.
Ketua Panitia HPI ke-168 tahun, Anthonius M. Ayorbaba mengatakan HPI tahun ini sebuah historis besar maupun dimulainya proses kehadiran Tuhan terhadap daerah yang belum terjangkau, terpinggirkan melalui berbagai program-program yang lakukan seperti dibuatkan alkitab berbahasa korowai.
“Persiapan ini dilakukan sangat singkat hanya 8 hari. Dan ada beberapa program yang sudah dilakukan yaitu menara doa untuk Kota Jayapura, pemutaran film dalam berbagai bahasa daerah diberbagai lapas, kunjungan kasih ke 8 panti asuhan di Kabupaten dan Kota Jayapura. Ada juga 2 program setelah ini yaitu pemberian bantuan gratis bagi 200 UMKM di jemaat dan KKR diseluruh lapas di tanah Papua,” ujar Ayorbaba.
Ketua Umum III Papua Christian Center (PCC), Pdt. Yan Piet Wambrauw menambahkan bahwa kehadiran PCC merupakan sebuah wadah kebutuhan, pergumulan dari gereja-gereja dan semua mitra untuk kemajuan baik gereja-gereja sendiri maupun yang berhubungan dengan Pemprov dan Pusat.
Dia berharap kedepan ada komunikasi yang terjalin di antara stakeholder ini, sehingga apa yang menjadi kebutuhan masyarakat bisa terjawab melalui tahapan yang dilakukan melalui penelitian. PCC pada intinya tidak akan membuat sebuah program tanpa adanya penelitian terlebih dahulu.
"Apalagi PCC ini menjadi langkah awal dalam perjalanan panjang pembangunan, pengembangan dan pemberdayaan masyarakat Papua dengan berlandaskan Injil Yesus Kristus,” jelas Wambrauw.
“Organisasi gereja di Papua harus bersatu supaya nampak injil Kristus. Kita bersatu bukan karena kepentingan organisasi, tapi karena doa Tuhan supaya gereja-gereja bersatu. Kekuatan injil tidak melihat golongan dan suku apapun, tapi satu didalam Tuhan, gereja tidak boleh pecah,” kata Pdt. Sientje Latuputty-Loupatty.
Ketua Panitia HPI ke-168 tahun, Anthonius M. Ayorbaba mengatakan HPI tahun ini sebuah historis besar maupun dimulainya proses kehadiran Tuhan terhadap daerah yang belum terjangkau, terpinggirkan melalui berbagai program-program yang lakukan seperti dibuatkan alkitab berbahasa korowai.
“Persiapan ini dilakukan sangat singkat hanya 8 hari. Dan ada beberapa program yang sudah dilakukan yaitu menara doa untuk Kota Jayapura, pemutaran film dalam berbagai bahasa daerah diberbagai lapas, kunjungan kasih ke 8 panti asuhan di Kabupaten dan Kota Jayapura. Ada juga 2 program setelah ini yaitu pemberian bantuan gratis bagi 200 UMKM di jemaat dan KKR diseluruh lapas di tanah Papua,” ujar Ayorbaba.
Ketua Umum III Papua Christian Center (PCC), Pdt. Yan Piet Wambrauw menambahkan bahwa kehadiran PCC merupakan sebuah wadah kebutuhan, pergumulan dari gereja-gereja dan semua mitra untuk kemajuan baik gereja-gereja sendiri maupun yang berhubungan dengan Pemprov dan Pusat.
Dia berharap kedepan ada komunikasi yang terjalin di antara stakeholder ini, sehingga apa yang menjadi kebutuhan masyarakat bisa terjawab melalui tahapan yang dilakukan melalui penelitian. PCC pada intinya tidak akan membuat sebuah program tanpa adanya penelitian terlebih dahulu.
"Apalagi PCC ini menjadi langkah awal dalam perjalanan panjang pembangunan, pengembangan dan pemberdayaan masyarakat Papua dengan berlandaskan Injil Yesus Kristus,” jelas Wambrauw.
Lihat Juga :