alexametrics

Jangan Ragukan Kesiapan Dana Sumsel Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20

loading...
Jangan Ragukan Kesiapan Dana Sumsel Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20
Herman Deru saat memimpin langsung rapat lanjutan percepatan persiapan pelaksanaan FIFA U-20 World Cup tahun 2021 di Ruang Rapat Bina Praja Sumsel, Senin (13/7/2020).
A+ A-
PALEMBANG - Gubernur Sumsel H. Herman Deru menepis adanya informasi yang beredar bahwa, Provinsi Sumsel mengalokasikan dana hanya Rp11 miliar untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Bahkan, Gubernur Herman Deru telah memastikan daerahnya siap mengalokasikan dana lebih dari Rp11 miliar agar Sumsel sukses dalam penyelenggaraan event besar pada 20 Mei-11 Juni 2021.

“Saya perjelas, tidak mungkin Sumsel hanya keluarkan Rp11 miliar. Dana itu hanya untuk pekerjaan fisik perbaikan stadion saja,” hal itu dikatakan Herman Deru saat memimpin langsung rapat lanjutan percepatan persiapan pelaksanaan FIFA U-20 World Cup tahun 2021 di Ruang Rapat Bina Praja Sumsel, Senin (13/7/2020).

HD mengaku dirinya juga terkejut ketika hal tersebut sampai ditanyakan secara langsung oleh Menpora ke salah seorang anggota DPR RI asal Sumsel. Padahal, angka Rp11 miliar itu hanya untuk alokasi awal untuk memastikan kesiapan Palembang dalam menyambut kedatangan tim verifikasi stadion dari federasi internasional sepak bola (FIFA) pada September 2020. Dana tersebut akan digunakan untuk mempercantik Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring dan dua stadion latihan yakni Stadion Bumi Sriwijaya, dan Stadion Atletik.

“Dipastikan, Sumsel akan alokasikan dana lebih dari itu. Apalagi ini untuk Piala Dunia, kami ingin sempurna dalam penyelenggaraannya, malah ingin sekali menjadi daerah utama yang menyelenggarakan acara pembukaan dan penutupannya,” kata HD.



Terkait dana tersebut, Herman Deru mengatakan Sumsel akan menggunakan dana APBD karena masa waktu persiapan yang sangat terbatas. Bahkan, Sumsel tinggal menyisakan 2 bulan lagi untuk persiapan menyambut kedatangan tim verifikasi FIFA. Walau demikian, pemprov tetap berupaya menggandeng berbagai pihak mulai dari BUMD, BUMN dan kalangan swasta untuk andil dalam membantu kesiapan infrastruktur dan fasilitas pendukung lainnya.

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Pemprov Sumsel Akhmad Najib mengatakan Sumatera Selatan sangat serius dalam menyiapkan daerah untuk perhelatan Piala Dunia U-20 tersebut. Bukti keseriusan itu telah dilakukan Pemprov dengan menyampaikan surat komitmen ke Kemenpora belum lama ini.



Dalam surat itu, Sumsel menyatakan bersedia menyediakan infrastruktur dengan menggunakan APBD, membiayai honor panitia pelaksana serta menjamin ketersediaan berbagai fasilitas pendukung. “Komitmen ini yang ditunggu oleh Kemenpora dan sudah Sumsel sampaikan sebagai bentuk keseriusan,” kata dia.

Sementara ini, PSSI telah mengusulkan enam stadion untuk dijadikan penyelenggara Piala Dunia U-20 ke FIFA yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Jakabaring (Palembang), Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), Stadion Manahan (Solo), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya) dan Stadion Kapten I Wayan Dipta (Gianyar).

FIFA dijadwalkan akan menurunkan tim pada September 2020 untuk memeriksa kelayakan keenam stadion itu sebelum mengambil keputusan final.
(srf)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak