Sejarah Kelenteng Eng An Kiong Malang, Dibangun dari Donatur Masing-masing Satu Gulden

Minggu, 22 Januari 2023 - 08:41 WIB
loading...
A A A
Seiring banyaknya jamaah membuat kaum Tionghoa yang bermukim di Malang berinisiatif membangun secara gotong royong klenteng. Alhasil mereka mendonasikan uang untuk rekonstruksi kelenteng pertamanya. Menariknya, saat rekonstruksi pertama terdapat ratusan donatur yang menyumbang dengan nominal satu gulden Belanda.

"Satu gulden di tahun 1903 di rekonstruksi pertama itu sudah sangat mahal. Donaturnya ada 200an orang yang dicatatkan pada plakat ini, jadi di sini ada namanya, nama marga, marga Phan contohnya. Dari sini tahu rumpunnya, ini orang mana, orang Hogian atau orang mana," terangnya.

Di kelenteng sendiri terdapat dua plakat yang memuat ratusan nama di dua rekonstruksi awal Klenteng Eng An Kiong. Rekonstruksi pertama pada 1903, sedangkan rekonstruksi kedua dilakukan pada 1912. Dimana donatur rekonstruksi juga termuat di plakat prasasti yang tertempel di dinding di dalam klenteng, tepatnya di depan kantor yayasan pengelola.

"Kalau satu plakat sekitar seribu, dengan sumbangannya satu gulden, di zaman Belanda segitu sudah gede. Memang bangunan yang di tengah itu pertama dibangun, dibangun cuma dari kayu-kayu sekarang kan kita rekonstruksi," bebernya
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pramono Resmikan Kelenteng...
Pramono Resmikan Kelenteng Tian Fu Gong di PIK 2: Sudah Waktunya LRT Velodrome Sampai di Sini
Pembangunan Masjid Nurlaila...
Pembangunan Masjid Nurlaila Naga di Manggarai Barat Perkuat Spiritual Masyarakat
Konser Hey Slank di...
Konser Hey Slank di Malang: Gebrakan Social Movements ala HS
Inilah Desain Masjid...
Inilah Desain Masjid yang Dibangun Bos HS Muhammad Suryo di TKP Kecelakaan Isterinya
Miris Rumah Doa Digeruduk...
Miris Rumah Doa Digeruduk Massa, Sahroni: Aparat Harus Tegas Tindak Pihak Intoleran
Mediasi Lancar, Rumah...
Mediasi Lancar, Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Teluknaga Dibuka Kembali
Kemenag Sebut Masyarakat...
Kemenag Sebut Masyarakat Penerima Manfaat Masjid Ramah Pemudik Naik Signifikan
Cap Go Meh Gala Feast...
Cap Go Meh Gala Feast Hidupkan Warisan Peranakan di House of Tugu Jakarta
BRI Gelar Imlek Prosperity...
BRI Gelar Imlek Prosperity 2026, Hadirkan Pengalaman Eksklusif Sambut Tahun Kuda Api
Rekomendasi
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Dibully Sampai Hidupnya...
Dibully Sampai Hidupnya Hancur, Ini Balas Dendam Anna di Microdrama V+Short She Was Never Gone
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved