Inilah Desain Masjid yang Dibangun Bos HS Muhammad Suryo di TKP Kecelakaan Isterinya
Jum'at, 17 April 2026 - 13:51 WIB
loading...
Desain masjid yang dibangun Bos rokok HS Muhammad Suryo di pinggir Jalan Nasional Purworejo -Jogja, yang masuk wilayah Desa Palihan, Temon, Kulonprogo. Peletakan batu pertama dipimpin Suryo pada Jumat (17/4/2026) pagi. Foto/Dok. SindoNews
A
A
A
KULONPROGO - Bos rokok HS Muhammad Suryo membangun masjid baru di titik lokasi kecelakaan yang menyebabkan isterinya meninggal dunia. Peletakan batu pertama dipimpin Suryo sendiri pada Jumat (17/4/2026) pagi, tepat di hari ulang tahun almarhumah.
Masjid tersebut berlokasi di pinggir Jalan Nasional Purworejo -Jogja, yang masuk wilayah Desa Palihan, Temon, Kulonprogo. Di titik itulah, pada Minggu 1 Maret 2026 lalu, Suryo yang memboncengkan isterinya, Anis Syarifah mengalami kecelakaan fatal. Keduanya terlibat kecelakaan dengan warga setempat, Abdullah dan putranya Deva. Dalam kecelakaan itu, Anis meninggal di tempat. Sedangkan Suryo, Abdullah dan Deva luka berat.
Empat puluh tujuh hari setelah kematian isterinya, Suryo kembali ke lokasi tersebut. Tangisnya pecah. Ia tak kuasa menahan air mata ketika memimpin prosesi pembangunan masjid. Baca juga: Bos HS Berangkatkan 150 Karyawan Umrah, Bersyukur Selamat dari Kecelakaan
"Hari ini, saya bukan hanya sebagai seorang hamba yang ingin membangun tempat ibadah, tapi sebagai seorang suami yang ingin menunaikan janji cinta. Masjid ini adalah surat cinta saya untuk almarhumah istri saya,” kata Suryo dengan terbata.
Masjid itu diberi nama seperti mendiang isterinya. Masjid Hj Anis Syarifah. Uniknya, jalan desa di pertigaan samping masjid itu bernama Jalan KH Moh Yunus Anis. Kesamaan nama Anis ini menurut Suryo adalah takdir Allah SWT.
Masjid tersebut berlokasi di pinggir Jalan Nasional Purworejo -Jogja, yang masuk wilayah Desa Palihan, Temon, Kulonprogo. Di titik itulah, pada Minggu 1 Maret 2026 lalu, Suryo yang memboncengkan isterinya, Anis Syarifah mengalami kecelakaan fatal. Keduanya terlibat kecelakaan dengan warga setempat, Abdullah dan putranya Deva. Dalam kecelakaan itu, Anis meninggal di tempat. Sedangkan Suryo, Abdullah dan Deva luka berat.
Empat puluh tujuh hari setelah kematian isterinya, Suryo kembali ke lokasi tersebut. Tangisnya pecah. Ia tak kuasa menahan air mata ketika memimpin prosesi pembangunan masjid. Baca juga: Bos HS Berangkatkan 150 Karyawan Umrah, Bersyukur Selamat dari Kecelakaan
"Hari ini, saya bukan hanya sebagai seorang hamba yang ingin membangun tempat ibadah, tapi sebagai seorang suami yang ingin menunaikan janji cinta. Masjid ini adalah surat cinta saya untuk almarhumah istri saya,” kata Suryo dengan terbata.
Masjid itu diberi nama seperti mendiang isterinya. Masjid Hj Anis Syarifah. Uniknya, jalan desa di pertigaan samping masjid itu bernama Jalan KH Moh Yunus Anis. Kesamaan nama Anis ini menurut Suryo adalah takdir Allah SWT.
Lihat Juga :