Euforia 25 Tahun Burgerkill Kala Pandemi, Hadir Eksotik secara Audio Visual di PVJ
Sabtu, 24 Desember 2022 - 08:47 WIB
Menurut dia, di eksibisi ini, Begundal bisa merasakan pengalaman untuk masuk ke dalam ruang, di mana Burgerkill merekam konser virtualnya kala itu. Sekaligus melihat perjalanan Burgerkill dari tahun ke tahun dengan environmental yang mendukung.
Memasuki ruangan tersebut, pengunjung akan dihadapkan dengan teknologi video mapping pada layar 360 derajat seluas 470 sqm, proyek inisiatif Sembilan Matahari dengan Epson Indonesia dan Paris van Java ini menggabungkan seni dan teknologi dalam sebuah wahana interaktif yang memukau.
“Event kolaborasi dengan sembilan matahari ini adalah moment yang sangat penting, mengingat "25th Anniversary Virtual Concert" adalah gelaran maya yang spektakuler dan belum pernah dilakukan sebelumnya oleh Burgerkill. Konser yang dipadupadankan dengan mapping visual yang megah ini memang patut untuk dikenang,” papar basis Burgerkill Ramdan Agustiana.
Tak hanya itu, virtual concert ini juga didokumentasikan dalam bentuk vinyl dan dvd yang akan dirilis berbarengan dengan eksibisi ini. "Intinya, kami ingin berbagi dengan Begundal melalui kesempatan untuk ikut masuk ke dalam set-nya.” tambah Vicky.
Diketahui, Burgerkill adalah sebuah band hardcore atau metal Indonesia yang reputasinya tidak perlu diragukan lagi. Selain di skala nasional, band independen yang juga dikenal dengan sebutan BK ini telah mengharumkan nama bangsa di berbagai panggung dunia.
25 tahun karir BK diwarnai dengan beragam dinamika, baik dalam tubuh mereka sendiri maupun secara eksternal. Pergantian personel inti, benturan dengan aparat, hingga transisi kembali ke independen setelah sempat menempuh jalur major label, semua itu telah mereka lalui. Ini tentunya memberi dampak yang signifikan bagi pertumbuhan BK. Berbagai tempaan tersebut justru semakin memperkuat jati diri dan eksistensi Burgerkill.
Memasuki ruangan tersebut, pengunjung akan dihadapkan dengan teknologi video mapping pada layar 360 derajat seluas 470 sqm, proyek inisiatif Sembilan Matahari dengan Epson Indonesia dan Paris van Java ini menggabungkan seni dan teknologi dalam sebuah wahana interaktif yang memukau.
“Event kolaborasi dengan sembilan matahari ini adalah moment yang sangat penting, mengingat "25th Anniversary Virtual Concert" adalah gelaran maya yang spektakuler dan belum pernah dilakukan sebelumnya oleh Burgerkill. Konser yang dipadupadankan dengan mapping visual yang megah ini memang patut untuk dikenang,” papar basis Burgerkill Ramdan Agustiana.
Tak hanya itu, virtual concert ini juga didokumentasikan dalam bentuk vinyl dan dvd yang akan dirilis berbarengan dengan eksibisi ini. "Intinya, kami ingin berbagi dengan Begundal melalui kesempatan untuk ikut masuk ke dalam set-nya.” tambah Vicky.
Diketahui, Burgerkill adalah sebuah band hardcore atau metal Indonesia yang reputasinya tidak perlu diragukan lagi. Selain di skala nasional, band independen yang juga dikenal dengan sebutan BK ini telah mengharumkan nama bangsa di berbagai panggung dunia.
25 tahun karir BK diwarnai dengan beragam dinamika, baik dalam tubuh mereka sendiri maupun secara eksternal. Pergantian personel inti, benturan dengan aparat, hingga transisi kembali ke independen setelah sempat menempuh jalur major label, semua itu telah mereka lalui. Ini tentunya memberi dampak yang signifikan bagi pertumbuhan BK. Berbagai tempaan tersebut justru semakin memperkuat jati diri dan eksistensi Burgerkill.
Lihat Juga :