Terkait Jalan Rusak, Bupati Rohil Lakukan Audiensi Kubu Kuba dengan PT Jatim dan PT PHR
Senin, 05 Desember 2022 - 13:05 WIB
Terkait adanya keinginan masyarakat untuk melakukan blokade jalan, Afrizal Sintong meminta masyarakat untuk menahan keinginan itu. Apalagi proyek PHR merupakan proyek strategis nasional yang harus digesa pengerjaannya hingga selesai tahun 2022 ini, "Kami kemarin di hubungi masyarakat mau lakukan aksi ini. Inilah kami fasilitasi supaya jangan hal ini terjadi. Apalagi PHR juga perusahaan negara, makanya kita sama-sama menjaga kondusivitas karena kita pemerintah daerah juga sangat mendukung kegiatan PHR ini," pungkasnya.
Pada kesempatan itu, Rudi Arif perwakilan PT PHR memberikan apresiasi kepada Bupati Rohil yang gerak cepat menanggapi isu masyarakat sehingga bisa duduk bersama membahas permasalahan jalan lintas Kubu. Dikatakan Rudi, permasalahan ini akan segera ia sampaikan ke manajemen PHR. Bahkan Rudi Arif berharap Pemkab Rohil juga melakukan audiensi dengan PHR yang di Pusat sekaligus bersama SKK Migas supaya jadi perhatian utama pihak perusahaan, "Pada prinsipnya kami (PHR) bersama masyarakat dan pemerintah, dilihat dari kondisinya ini wajib dibantu dan nanti kami akan follow-up terus keatas," ujarnya.
Sementara Parlin GM JJP mengungkapkan, pihaknya juga sudah banyak berupaya bersama pemerintah dengan memperhatikan lingkungan sekitar dengan membersihkan sungai Suak Air Hitam, Sungai Pedamaran, dan Sungai Parit PU, "Hanya ada satu hutang saya kepada masyarakat Sungai Pinang, di Sungai pinang panjang sungai nya 12 KM, kami punya anggaran hanya 4 KM, jika Pemkab Rohil meminjam kan alat Amfibi, kami siap menanggung operasional nya untuk bersihkan Sungai Pinang ini," tegasnya.
Atas pertemuan itu, Wabup Sulaiman berharap ada tindak lanjut yang dilakukan oleh pihak perusahaan secepatnya. Wabup berharap pihak PHR menyampaikan kepada atasannya bahwa masyarakat Kubu Kuba sangat membutuhkan segera perbaikan jalan itu, "Kami berharap 2023 ini ada aksi nyata dari perusahaan, dan masyarakat sangat mendukung kegiatan PHR," tandasnya.
Pada kesempatan itu, Rudi Arif perwakilan PT PHR memberikan apresiasi kepada Bupati Rohil yang gerak cepat menanggapi isu masyarakat sehingga bisa duduk bersama membahas permasalahan jalan lintas Kubu. Dikatakan Rudi, permasalahan ini akan segera ia sampaikan ke manajemen PHR. Bahkan Rudi Arif berharap Pemkab Rohil juga melakukan audiensi dengan PHR yang di Pusat sekaligus bersama SKK Migas supaya jadi perhatian utama pihak perusahaan, "Pada prinsipnya kami (PHR) bersama masyarakat dan pemerintah, dilihat dari kondisinya ini wajib dibantu dan nanti kami akan follow-up terus keatas," ujarnya.
Sementara Parlin GM JJP mengungkapkan, pihaknya juga sudah banyak berupaya bersama pemerintah dengan memperhatikan lingkungan sekitar dengan membersihkan sungai Suak Air Hitam, Sungai Pedamaran, dan Sungai Parit PU, "Hanya ada satu hutang saya kepada masyarakat Sungai Pinang, di Sungai pinang panjang sungai nya 12 KM, kami punya anggaran hanya 4 KM, jika Pemkab Rohil meminjam kan alat Amfibi, kami siap menanggung operasional nya untuk bersihkan Sungai Pinang ini," tegasnya.
Atas pertemuan itu, Wabup Sulaiman berharap ada tindak lanjut yang dilakukan oleh pihak perusahaan secepatnya. Wabup berharap pihak PHR menyampaikan kepada atasannya bahwa masyarakat Kubu Kuba sangat membutuhkan segera perbaikan jalan itu, "Kami berharap 2023 ini ada aksi nyata dari perusahaan, dan masyarakat sangat mendukung kegiatan PHR," tandasnya.
(atk)
Lihat Juga :