Dikunjungi Pemain dan Kru Preman Pensiun, Pengungsi Korban Gempa Cianjur: Kami Senang dan Terhibur
Kamis, 01 Desember 2022 - 05:16 WIB
CIANJUR - Sejumlah pengungsi gempa Cianjur mengaku senang dan terhibur dikunjungi pemain dan kru Preman Pensiun. Mereka nyanyi bareng dan bermain serta mendapat bantuan.
Para pemain dan kru film Preman Pensiun juga melaksanakan trauma healing kepada pengungsi dengan bernyanyi dan bermain.
Empat titik pengungsian korban gempa Cianjur didatangi oleh rombongan Preman Pensiun, di antaranya di Desa Mangunkerta, dan Desa Benjot sejak siang Rabu (30/11/2022) hingga sore.
Iis, salah seorang pengungsi mengaku dengan hadirnya pemain dan kru Preman Pensiun, mereka merasa terhibur. Terlebih dirinya sering menonton filmnya saat sebelum kejadian gempa bumi ini terjadi.
"Kami senang dan merasa terhibur, tiap hari nonton. Sekarang nggak ada TV di sini. Harapannya kita bisa kembali seperti semula, kayak dulu," ujarnya.
Terlihat pancaran kecerian dari para pengungsi saat bermain tertawa bersama, mulai dari anak-anak, dewasa hingga para lanjut usia (lansia).
"Senang dan bahagia dapat hiburan. Mudah-mudahan gak ada gempa susulan," imbuh Wiwin, pengungsi lainnya.
Para pemain dan kru film Preman Pensiun juga melaksanakan trauma healing kepada pengungsi dengan bernyanyi dan bermain.
Empat titik pengungsian korban gempa Cianjur didatangi oleh rombongan Preman Pensiun, di antaranya di Desa Mangunkerta, dan Desa Benjot sejak siang Rabu (30/11/2022) hingga sore.
Iis, salah seorang pengungsi mengaku dengan hadirnya pemain dan kru Preman Pensiun, mereka merasa terhibur. Terlebih dirinya sering menonton filmnya saat sebelum kejadian gempa bumi ini terjadi.
"Kami senang dan merasa terhibur, tiap hari nonton. Sekarang nggak ada TV di sini. Harapannya kita bisa kembali seperti semula, kayak dulu," ujarnya.
Terlihat pancaran kecerian dari para pengungsi saat bermain tertawa bersama, mulai dari anak-anak, dewasa hingga para lanjut usia (lansia).
Baca Juga
"Senang dan bahagia dapat hiburan. Mudah-mudahan gak ada gempa susulan," imbuh Wiwin, pengungsi lainnya.
Lihat Juga :
tulis komentar anda