Aliansi Pemuda Cianjur Minta Kasus Warga Meninggal Usai Pengobatan Gratis Diusut
Rabu, 06 November 2024 - 07:49 WIB
loading...
Rumah duka warga Desa Sukamulya, Kecamatan Naringgul, Cianjur yang meninggal dunia usai menguikuti pengobatan gratis. FOTO/Mochamad Andi Ichsyan
A
A
A
CIANJUR - Gerakan Aliansi Pemuda Cianjur meminta pihak berwenang turun tangan mengusut fakta misteri meninggalnya warga Kecamatan Naringgul setelah mengikuti pengobatan gratis yang diadakan salah satu pasangan Calon Bupati-Wakil bupati Cianjur. Warga meninggal dunia usai meminum obat dari pengobatan gratis tersebut.
Koordinator Aliansi Pemuda Cianjur, Ali Akbar mengatakan, peristiwa meninggalnya warga Naringgul memunculkan spekulasi liar di masyarakat. Untuk itu perlu dilakukan pengusutan transparan untuk menghentikan spekulasi tersebut.
"Kami juga menuntut kejelasan dan ketegasan regulasi yang mengatur dan pengawasan yang ketat, untuk kegiatan pengobatan pada masyarakat di luar fasilitas kesehatan. Hal itu untuk mengantisipasi agar kejadian serupa jangan sampai terulang. Jangan sampai ada masyarakat Cianjur menjadi korban, dari pelayanan kesehatan yg tidak memenuhi standar," kata Ali dalam keterangannya dikutip, Rabu (6/11/2024).
Selain mendesak pihak berwenang, Ali bersama Aliansi Pemuda Cianjur menggelar aksi dalam rangka doa bersama untuk Yohani (42), warga Naringgul yang meninggal dunia, Senin (4/11/2024) malam. Aksi digelar di Taman Joglo Cianjur.
"Kami prihatin atas kejadian tersebut. Karena itu, kami Aliansi Pemuda Cianjur melakukan kegiatan ini. Berangkat dari kecemasan masyarakat di media sosial dan pihak keluarga yang terganggu. Maka kebenaran kasus ini harus terbuka agar masyarakat tidak menafsirkan secara liar, " ujar Ali.
Koordinator Aliansi Pemuda Cianjur, Ali Akbar mengatakan, peristiwa meninggalnya warga Naringgul memunculkan spekulasi liar di masyarakat. Untuk itu perlu dilakukan pengusutan transparan untuk menghentikan spekulasi tersebut.
"Kami juga menuntut kejelasan dan ketegasan regulasi yang mengatur dan pengawasan yang ketat, untuk kegiatan pengobatan pada masyarakat di luar fasilitas kesehatan. Hal itu untuk mengantisipasi agar kejadian serupa jangan sampai terulang. Jangan sampai ada masyarakat Cianjur menjadi korban, dari pelayanan kesehatan yg tidak memenuhi standar," kata Ali dalam keterangannya dikutip, Rabu (6/11/2024).
Selain mendesak pihak berwenang, Ali bersama Aliansi Pemuda Cianjur menggelar aksi dalam rangka doa bersama untuk Yohani (42), warga Naringgul yang meninggal dunia, Senin (4/11/2024) malam. Aksi digelar di Taman Joglo Cianjur.
"Kami prihatin atas kejadian tersebut. Karena itu, kami Aliansi Pemuda Cianjur melakukan kegiatan ini. Berangkat dari kecemasan masyarakat di media sosial dan pihak keluarga yang terganggu. Maka kebenaran kasus ini harus terbuka agar masyarakat tidak menafsirkan secara liar, " ujar Ali.
Lihat Juga :