Tak Terima Anaknya Ditembak Oknum Polisi, Kasat Reskrim Langkat Dilaporkan ke Polda Sumut

Rabu, 08 Juli 2020 - 19:58 WIB
Menurut Roslila, saat anaknya dijemput, Sabtu (1/2/2020) malam dalam keadaan sehat.

Esoknya, Minggu (2/2/2020) sore, kata Roslila, anaknya mengalami kekerasan fisik dari oknum polisi, dan dipaksa untuk mengakui perbuatan yang dituduhkan kepadanya.

Tak hanya itu, sekira jam 5 sore, dalam keadaan mata ditutup dan tangan diborgol, Satria ibawa keluar dari Mapolres Langkat dengan mobil.

Saat di perjalanan terus mendapatkan kekerasan fisik oleh oknum polisi sembari dipaksa untuk mengakui tuduhan yang diarahkan padanya.

Berselang satu jam, Rambo dibawa kembali ke Mapolres. "Setelah maghrib, Satria dibawa keluar lagi oleh Kanit Pidum beserta anggotanya dan lalu disuruh menunjukkan

barang bukti, sembari terus dipukuli.

Hingga sekira jam 2 malam, Rambo dikeluarkan dari dalam mobil dengan mata tertutup dan tangan diborgol, terus kaki kanan ditembak," ungkapnya. (BACA JUGA: Lapor Pak Wali ! Jalan Ileng Medan Marelan Masih Kupak-Kapik dan Berlubang)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!