Banyak Keluhan, 20 Laporan Bansos Diterima Inspektorat Kota Surabaya
Selasa, 07 Juli 2020 - 16:35 WIB
Ilustrasi Bansos. Foto/Dok
SURABAYA - Inspektorat Kota Surabaya menerima 20 laporan atau pengaduan terkait Bantuan Sosial (Bansos) warga terdampak COVID-19.
Laporan yang diterima dari laman aplikasi JAGA Bansos milik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut sebagian besar karena belum menerima bantuan.
Kepala Inspektorat Kota Surabaya, Rachmad Basari, mengatakan, sampai sore ini ada 20 laporan yang diterima Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dari laman aplikasi JAGA Bansos milik KPK. Dari jumlah itu, 15 laporan selesai ditindaklanjuti dan 1 dalam proses. Sedangkan untuk 4 laporan, setelah ditindaklanjuti pemkot belum ada respon dari pelapor.
"Total pengaduan masuk ke Pemkot Surabaya per pagi ini ada 20 laporan. Kami akan menindaklanjuti semuanya," kata Basari, Selasa (7/7/2020). (Baca juga: KPK Terima 268 Laporan Terkait Penyaluran Bansos )
Laporan yang diterima dari laman aplikasi JAGA Bansos milik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut sebagian besar karena belum menerima bantuan.
Kepala Inspektorat Kota Surabaya, Rachmad Basari, mengatakan, sampai sore ini ada 20 laporan yang diterima Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dari laman aplikasi JAGA Bansos milik KPK. Dari jumlah itu, 15 laporan selesai ditindaklanjuti dan 1 dalam proses. Sedangkan untuk 4 laporan, setelah ditindaklanjuti pemkot belum ada respon dari pelapor.
"Total pengaduan masuk ke Pemkot Surabaya per pagi ini ada 20 laporan. Kami akan menindaklanjuti semuanya," kata Basari, Selasa (7/7/2020). (Baca juga: KPK Terima 268 Laporan Terkait Penyaluran Bansos )
Lihat Juga :