Awas! Gay Jadi Penyumbang Terbanyak Kasus HIV/AIDS di Kota Santri
Selasa, 20 September 2022 - 18:24 WIB
Selanjutnya, faktor dari warga binaan pemasyarkatan (WBP) atau narapidana di lembaga pemasyarakatan. Ini ditemukan saat petugas puskesmas melaksanakan pemeriksaan di dalam lapas.
Baca juga: Demo Pengungsi Afghanistan di Tanjungpinang Dibubarkan Polisi
Dari 20 rumah sakit di Kabupaten Gresik, ada 11 rumah sakit yang bisa mendiagnosa HIV/AIDS. Yakni dua rumah sakit pemerintah, dan sembilan rumah sakit swasta serta 32 Puskesmas. Dari beberapa rumah sakit dan Puskesmas melakukan pemeriksaan secara aktif.
Sementara itu, Sektretaris Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) Gresik, Adi Yamanto menyatakan, kondisi itu cukup mengagetkan. Sebagai perwakilan lembaga yang bergerak dalam pencegahan HIV/AIDS, pihaknya bakal lebih aktif mendorong KPA untuk hadir.
"Diantaranya mengiatkan lagi sosialisasi pencegahan dan penbanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Gresik. Juga menggandeng lembaga keagamaan untuk pencegahan LSL dan sejenisnya," pungkas Adi.
Baca juga: Demo Pengungsi Afghanistan di Tanjungpinang Dibubarkan Polisi
Dari 20 rumah sakit di Kabupaten Gresik, ada 11 rumah sakit yang bisa mendiagnosa HIV/AIDS. Yakni dua rumah sakit pemerintah, dan sembilan rumah sakit swasta serta 32 Puskesmas. Dari beberapa rumah sakit dan Puskesmas melakukan pemeriksaan secara aktif.
Sementara itu, Sektretaris Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) Gresik, Adi Yamanto menyatakan, kondisi itu cukup mengagetkan. Sebagai perwakilan lembaga yang bergerak dalam pencegahan HIV/AIDS, pihaknya bakal lebih aktif mendorong KPA untuk hadir.
"Diantaranya mengiatkan lagi sosialisasi pencegahan dan penbanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Gresik. Juga menggandeng lembaga keagamaan untuk pencegahan LSL dan sejenisnya," pungkas Adi.
(eyt)