Demo Pengungsi Afghanistan di Tanjungpinang Dibubarkan Polisi
Selasa, 20 September 2022 - 16:03 WIB
loading...
Demo ratusan pengungsi asal Afghanistan di di depan Kantor Perwakilan Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi atau UNHCR di Kota Tanjungpinang , dibubarkan paksa polisi. Foto/iNews TV/Humala Nasution
A
A
A
TANJUNGPINANG - Ratusan pengungsi Afghanistan menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Perwakilan Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi atau UNHCR di Kota Tanjungpinang, Kepri. Aksi tersebut dibubarkan paksa oleh aparat kepolisian.
Baca juga: PBHI Sebut 7.000 Pengungsi dari Afganistan Berada di Indonesia
Upaya pembubaran paksa ini terpaksa dilakukan polisi, setelah beberapa kali peringatan membubarkan diri tidak diindahkan. Bahkan, para pengungsi Afghanistan ini memaksa menginap di depan kantor UNHCR, dengan mendirikan tenda.
Sejumlah pengungsi Afghanistan yang memaksa bertahan di depan kantor tersebut, langsung digotong paksa oleh polisi dibantu anggota Satpol PP, untuk dimasukkan ke dalam bus. Mereka akhirnya diangkut kembali ke tempat penampungan sementara di Bhadra Hotel.
Baca juga: Cilegon Gempar, Ratusan Jasad Ditemukan Masih Utuh Setelah Terkubur Puluhan Tahun
Demonstrasi tersebut digelar para pengungsi Afghanistan pada Senin (19/9/2022) sore, pukul 15.00 WIB, dan baru berakhir setelah dilakukan pembubaran paksa pada pukul 23.30 WIB. "Mereka sudah menutup akses jalan, sehingga mengganggu kegiatan masyarakat," tegas Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Po. Heribertus Ompusunggu.
Baca juga: PBHI Sebut 7.000 Pengungsi dari Afganistan Berada di Indonesia
Upaya pembubaran paksa ini terpaksa dilakukan polisi, setelah beberapa kali peringatan membubarkan diri tidak diindahkan. Bahkan, para pengungsi Afghanistan ini memaksa menginap di depan kantor UNHCR, dengan mendirikan tenda.
Sejumlah pengungsi Afghanistan yang memaksa bertahan di depan kantor tersebut, langsung digotong paksa oleh polisi dibantu anggota Satpol PP, untuk dimasukkan ke dalam bus. Mereka akhirnya diangkut kembali ke tempat penampungan sementara di Bhadra Hotel.
Baca juga: Cilegon Gempar, Ratusan Jasad Ditemukan Masih Utuh Setelah Terkubur Puluhan Tahun
Demonstrasi tersebut digelar para pengungsi Afghanistan pada Senin (19/9/2022) sore, pukul 15.00 WIB, dan baru berakhir setelah dilakukan pembubaran paksa pada pukul 23.30 WIB. "Mereka sudah menutup akses jalan, sehingga mengganggu kegiatan masyarakat," tegas Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Po. Heribertus Ompusunggu.
Lihat Juga :