Sambangi Rumah JK, Pegawai RS Islam Faisal Tuntut Manajemen Diganti
Kamis, 02 Juli 2020 - 18:34 WIB
"Uang sebasar Rp50 miliar tidak jelas kegunaannya, uang jasa pelayanan tidak terbayarkan selama dua tahun, pemotongan upah sepihak oleh manajemen sebesar 50% dan 157 pegawai dirumahkan tanpa diberikan hak. Kami menilai, manajemen saat ini yang palig hancur mengelolah RS Faisal," ujar Irham Tompo kepada Sindonews.
Selain itu, manajemen RS Islam Faisal dianggap telah mengabaikan aturan pemerintah, sebab pemberian upah pegawai di bawah standar Upah Minimu Provinsi (UMP).
Yang paling mengherankan lagi, manajemen RS Islam Faisal sampai saat tidak pernah mendapatkan teguran atau sanksi dari Dinas Ketenagakerjaan, atas pemberian UMP di bawah standar.
"Kami menduga laporan keuangan perusahaan dimanipulasi sehingga manajemen RS Faisal terhindar dari sanksi Pemerintah Provinsi," pungkasnya.
Baca Juga: Pegawai RS Islam Faisal Unjuk Rasa Protes Pemotongan Upah 50%
Selain itu, manajemen RS Islam Faisal dianggap telah mengabaikan aturan pemerintah, sebab pemberian upah pegawai di bawah standar Upah Minimu Provinsi (UMP).
Yang paling mengherankan lagi, manajemen RS Islam Faisal sampai saat tidak pernah mendapatkan teguran atau sanksi dari Dinas Ketenagakerjaan, atas pemberian UMP di bawah standar.
"Kami menduga laporan keuangan perusahaan dimanipulasi sehingga manajemen RS Faisal terhindar dari sanksi Pemerintah Provinsi," pungkasnya.
Baca Juga: Pegawai RS Islam Faisal Unjuk Rasa Protes Pemotongan Upah 50%
(agn)
Lihat Juga :