Sambangi Rumah JK, Pegawai RS Islam Faisal Tuntut Manajemen Diganti
Kamis, 02 Juli 2020 - 18:34 WIB
loading...
Sejumlah pegawai melakukan aksi unjuk rasa di depan rumah Jusuf Kalla. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Puluhan pegawai Rumah Sakit (RS) Islam Faisal , menyambangi kediaman Ketua Pembina Yayasan RS Islam Faisal, Jusuf Kalla. Massa aksi menuntut manajemen RS Faisal diganti, Kamis (2/7/2020).
Ketua Serikat Pekerja RS Islam Faisal , Irham Tompo mengatakan, tujuan digelarnya aksi di kediaman JK sebagai ketua pembina yayasan, tidak lain untuk menyampaikan prilaku manajemen RS Faisal yang dinilai gagal mengelolah perusahaan dengan baik.
Baca Juga: Pegawai RS Islam Faisal Unjuk Rasa, Keluarga Pasien Keluhkan Pelayanan
Selain itu, tidak adanya transparansi pengelolaan keuangan manajemen RS Faisal dinilai perlu menjadi atensi pembina yayasan. Sebab, hal tersebut dapat merugikan perusahaan itu sendiri.
"Uang sebasar Rp50 miliar tidak jelas kegunaannya, uang jasa pelayanan tidak terbayarkan selama dua tahun, pemotongan upah sepihak oleh manajemen sebesar 50% dan 157 pegawai dirumahkan tanpa diberikan hak. Kami menilai, manajemen saat ini yang palig hancur mengelolah RS Faisal," ujar Irham Tompo kepada Sindonews.
Ketua Serikat Pekerja RS Islam Faisal , Irham Tompo mengatakan, tujuan digelarnya aksi di kediaman JK sebagai ketua pembina yayasan, tidak lain untuk menyampaikan prilaku manajemen RS Faisal yang dinilai gagal mengelolah perusahaan dengan baik.
Baca Juga: Pegawai RS Islam Faisal Unjuk Rasa, Keluarga Pasien Keluhkan Pelayanan
Selain itu, tidak adanya transparansi pengelolaan keuangan manajemen RS Faisal dinilai perlu menjadi atensi pembina yayasan. Sebab, hal tersebut dapat merugikan perusahaan itu sendiri.
"Uang sebasar Rp50 miliar tidak jelas kegunaannya, uang jasa pelayanan tidak terbayarkan selama dua tahun, pemotongan upah sepihak oleh manajemen sebesar 50% dan 157 pegawai dirumahkan tanpa diberikan hak. Kami menilai, manajemen saat ini yang palig hancur mengelolah RS Faisal," ujar Irham Tompo kepada Sindonews.
Lihat Juga :