Konsultasi Revisi RDTR, Sekkab Lutra Minta Sungai Masamba jadi Perhatian
Senin, 29 Agustus 2022 - 20:11 WIB
Lanjut Armiadi, hal ini harus jelas kepada masyarakat karena pemerintah daerah memberikan kompensasi yaitu hunian tetap.
"Kita juga mempunyai aset di Taman Sulikan dan Taman Pintar yang dulu ingin dibuatkan jembatan untuk menghubungkan juga area persawahan beberapa titik di Masamba kurang lebih 400 ha, khususnya di wilayah Kappuna Kasimbong," tuturnya.
Jadi, kata Armiadi, perlu diperjelas termasuk ruang terbuka hijau yang menjadi pekerjaan bersama. RTH boleh saja direvisi tapi harus dipastikan ada pengganti lahannya.
"Terkait potensi, hampir seluruh desa dan kelurahan masuk di Kabupaten Luwu Utara dalam kategori rawan bencana. Apa yang harus kita lakukan di hulu untuk mencegah hal tersebut, banyak pakar yang menawarkan untuk penghijauan," tuturnya.
"Semua perlu di urai di RDTR, apa yang tertuang didalam RDTR akan menjawab kemungkinan yang akan terjadi. Kita perlu bersinergi dan kolaborasi, kita turun bersama-sama untuk mencegah terjadinya banjir dan perlu menjadi perhatian kita semua," sambung Armiadi.
"Kita juga mempunyai aset di Taman Sulikan dan Taman Pintar yang dulu ingin dibuatkan jembatan untuk menghubungkan juga area persawahan beberapa titik di Masamba kurang lebih 400 ha, khususnya di wilayah Kappuna Kasimbong," tuturnya.
Jadi, kata Armiadi, perlu diperjelas termasuk ruang terbuka hijau yang menjadi pekerjaan bersama. RTH boleh saja direvisi tapi harus dipastikan ada pengganti lahannya.
"Terkait potensi, hampir seluruh desa dan kelurahan masuk di Kabupaten Luwu Utara dalam kategori rawan bencana. Apa yang harus kita lakukan di hulu untuk mencegah hal tersebut, banyak pakar yang menawarkan untuk penghijauan," tuturnya.
"Semua perlu di urai di RDTR, apa yang tertuang didalam RDTR akan menjawab kemungkinan yang akan terjadi. Kita perlu bersinergi dan kolaborasi, kita turun bersama-sama untuk mencegah terjadinya banjir dan perlu menjadi perhatian kita semua," sambung Armiadi.
Lihat Juga :