Usai Upacara HUT RI, Ratusan Siswa di Makassar Konvoi Ugal-Ugalan
Rabu, 17 Agustus 2022 - 16:24 WIB
Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan pun dianggap kecolongan akan hal ini. Pasalnya, Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan, Setiawan Aswad mengaku sudah meminta setiap sekolah dan Dinas Pendidikan di setiap daerah agar menyiapkan langkah antisipasi agar konvoi itu tidak dilakukan.
"Sudah disampaikan kepada kepala sekolah, cabang dinas semua untuk mengantisipasi, ternyata ada (konvoi). Itu sudah diminta supaya sekolah menghubungi keluarga dan orang tua siswa agar anaknya tidak mengikuti konvoi," ungkapnya.
Setiawan berujar, dirinya bahkan sudah menekankan agar pihak sekolah memberikan kegiatan positif usai upacara agar siswa tak langsung meninggalkan sekolah dan melakukan aktivitas yang membahayakan.
Baca Juga: Sambut HUT RI, Bank Mandiri Apresiasi Pejuang Kemerdekaan
Akibat hal ini, dirinya bakal menelusuri informasi lebih lanjut terkait siswa yang turut serta dalam konvoi. Termasuk meminta pihak sekolah memberikan sanksi jika ada siswanya yang terlibat.
"Kalau tindakannya tidak melanggar hukum, kami akan beri edukasi supaya kesalahannya tidak diulang. Tapi kalau mereka terlibat pada kegiatan yang bisa jadi ikut membahayakan orang lain, nanti akan ada pembinaan khusus," pungkasnya.
"Sudah disampaikan kepada kepala sekolah, cabang dinas semua untuk mengantisipasi, ternyata ada (konvoi). Itu sudah diminta supaya sekolah menghubungi keluarga dan orang tua siswa agar anaknya tidak mengikuti konvoi," ungkapnya.
Setiawan berujar, dirinya bahkan sudah menekankan agar pihak sekolah memberikan kegiatan positif usai upacara agar siswa tak langsung meninggalkan sekolah dan melakukan aktivitas yang membahayakan.
Baca Juga: Sambut HUT RI, Bank Mandiri Apresiasi Pejuang Kemerdekaan
Akibat hal ini, dirinya bakal menelusuri informasi lebih lanjut terkait siswa yang turut serta dalam konvoi. Termasuk meminta pihak sekolah memberikan sanksi jika ada siswanya yang terlibat.
"Kalau tindakannya tidak melanggar hukum, kami akan beri edukasi supaya kesalahannya tidak diulang. Tapi kalau mereka terlibat pada kegiatan yang bisa jadi ikut membahayakan orang lain, nanti akan ada pembinaan khusus," pungkasnya.
(agn)
Lihat Juga :